- Putri Surakarta tersingkir dari ajang HYDROPLUS Soccer League All Stars 2025/2026 setelah kalah dua kali berturut-turut.
- Tim Putri Surakarta takluk 0-1 dari Mojang Priangan di Supersoccer Arena, Kudus, pada Selasa, 7 Juli 2026.
- Kemenangan Mojang Priangan memastikan tiket semifinal bersama Arema FC Women dalam klasemen akhir Grup A.
SuaraSurakarta.id - Perjalanan Putri Surakarta di ajang HYDROPLUS Soccer League All Stars 2025/2026 kategori U-15 harus berakhir di fase penyisihan Grup A.
Dua kekalahan beruntun membuat wakil Kota Bengawan kehilangan peluang untuk melaju ke babak semifinal turnamen sepak bola putri usia muda tersebut.
Setelah takluk 0-1 dari Arema FC Women pada pertandingan pembuka, Putri Surakarta kembali harus mengakui keunggulan Mojang Priangan Ciamis dengan skor identik 0-1 di Supersoccer Arena, Kudus, Selasa (7/7/2026).
Hasil itu sekaligus memastikan langkah Putri Surakarta terhenti, meski masih menyisakan satu laga menghadapi Putri Tangsel City.
Baca Juga:
Bank Jakarta Dukung Suaraga Solo 2026, Perkuat Transaksi Digital dan Wellness Tourism di Surakarta
Di pertandingan lainnya, kemenangan 3-1 Arema FC Women atas Putri Tangsel City membuat Arema dan Mojang Priangan sama-sama mengamankan tiket menuju babak semifinal.
Putri Surakarta sebenarnya tampil percaya diri sejak awal pertandingan. Tim besutan Syachban Yusuf mampu menguasai lini tengah dan beberapa kali mengancam pertahanan Mojang Priangan melalui permainan terbuka.
Namun, penyelesaian akhir menjadi kendala utama. Sejumlah peluang yang tercipta belum mampu dikonversi menjadi gol, sementara Mojang Priangan tampil disiplin menjaga pertahanan sambil mengandalkan serangan balik cepat.
Kebuntuan akhirnya pecah pada babak kedua. Mojang Priangan mencetak gol kemenangan melalui Nafeeza Ayasha Nori pada menit ke-28 setelah memanfaatkan kerja sama apik dengan Raisya Novita Amalia.
Baca Juga: Persis Solo vs Arema FC Dihadiri Ribuan Penonton, 1.160 Personel Gabungan Diterjunkan
Gol tersebut membuat Putri Surakarta meningkatkan intensitas serangan. Adinda Resti, Nadya Iqmaril Laili, dan rekan-rekannya terus berupaya menyamakan kedudukan, tetapi hingga peluit akhir dibunyikan skor 1-0 tetap bertahan untuk kemenangan Mojang Priangan.
Pelatih Putri Surakarta, Syachban Yusuf, mengatakan timnya masih harus memperbaiki sejumlah aspek permainan, terutama menjaga fokus pada awal setiap babak.
"Menurut saya lima menit pertama setiap babak sangat mempengaruhi permainan di menit-menit selanjutnya. Jadi mungkin karena kurang fokus tadi sehingga kecolongan gol. Hal ini menjadi bahan evaluasi agar di pertandingan maupun event selanjutnya kami bisa tampil lebih baik," ujarnya.
Baca Juga:
Geliatkan Basket di Solo, Wali Kota Respati Ardi Tantang Perbasi Surakarta Gelar Roadshow Masif di Sekolah
Meski gagal memenuhi target lolos ke semifinal, Syachban melihat banyak perkembangan positif dari para pemainnya yang rata-rata masih berusia 13 tahun.
"Tentu dari putaran nasional ini ada sisi positif perkembangan dari pemain kami. Bertanding di level nasional menjadi pengalaman berharga, bahkan sebagian besar pemain kami baru pertama kali merasakannya," katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Apa yang Terjadi Jika Gunung Anak Krakatau Meletus?
- 5 Serum untuk Mengecilkan Pori-pori, Bikin Kulit Mulus Sesuai Review Pembeli
- 5 Sepatu Lari Reebok yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 8 Pilihan Parfum di Alfamart yang Semakin Berkeringat Semakin Wangi
- 25 Kode Redeem FF Aktif 5 Juli 2026: Kesempatan Dapat Bundle BR Elite dan Item Premium
Pilihan
-
Roy Suryo Menang Praperadilan! Hakim Nyatakan Penangkapan dan Penahanan Tidak Sah
-
Dokumen Kunker Menteri PU ke New York Bocor, Ajak Istri dan Anak Jelang Final Piala Dunia?
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
-
Mengapa Kursi Komisaris Layak Untuk Sang Loyalis?
-
Cristiano Ronaldo Umumkan Perpisahan! Piala Dunia 2026 Jadi Panggung Terakhir
Terkini
-
HYDROPLUS Soccer League All Stars: Putri Surakarta U-15 Gugur di Fase Grup
-
Protes Harga Telur Anjlok Drastis, Peternak Ayam Gelar Aksi Mandi Telur
-
Respon Jokowi Soal Injak Kepala Kerbau Dikaitkan Sama Politik, Itu Bentuk Penghormatan
-
Pakai Hasil Iuran Warga, Jembatan Sasak Diatas Sungai Bengawan Solo Kembali Dibuat
-
Begini Perjuangan Mantri BRI Menembus Laut Demi Hadirkan Layanan Keuangan