Budi Arista Romadhoni
Senin, 06 Juli 2026 | 18:23 WIB
Warga saat melintas di jembatan sasak di atas Sungai Bengawan Solo. [Suaram.com/Ari Welianto]
Baca 10 detik
  • Warga membangun jembatan bambu di atas Sungai Bengawan Solo untuk menghubungkan Kabupaten Sukoharjo dan Kota Solo saat kemarau.
  • Pembangunan jembatan sepanjang sepuluh meter ini menelan biaya Rp 30 juta sebagai akses alternatif warga bekerja dan sekolah.
  • Jembatan ini memangkas durasi perjalanan dari 20 menit menjadi 5 menit serta beroperasi mulai pukul 06.00 hingga 19.00 WIB.

"Jadi buat berangkat kerja dan mau ke pasar. Penak nggak mutar, kalau mutar bisa sampai 20 menit kalau lewat sini cuma 15 menit," paparnya.

Arif menambahkan warga sangat terbantu pastinya karena lebih dekat jaraknya. Pengawasan selalu dilakukan biar yang lewat tidak barengan tapi harus satu-satu.

"Jadi kalau dari Solo mau lewat, dari sini berhenti. Kalau ada yang takut bisa ditemani menyebarang," tandas dia.

"Iurannya cuma Rp 2000 buat motor dan sepeda. Kalau jalan hanya Rp 1.000," pungkasnya.

Kontributor : Ari Welianto

Load More