- Presiden ke-6 RI, Susilo Bambang Yudhoyono, melukis Sungai Bengawan Solo di Pintu Air Demangan, Kota Solo, Kamis (9/4/2026).
- Kegiatan melukis tersebut dilakukan SBY di sela kunjungannya untuk mendukung tim voli Lavani pada ajang Proliga di Solo.
- SBY menggunakan teknik finger painting, namun harus menghentikan aktivitas melukisnya lebih awal akibat guyuran hujan deras di lokasi.
SuaraSurakarta.id - Presiden ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) melukis Sungai Bengawan Solo di Pintu Air Demangan Baru Solo, Kamis (9/4/2026).
SBY melukis disela-sela kunjungannya di Kota Solo untuk menonton dan memberikan dukungan kepada tim Lavani di Proliga di GOR Sritex Solo.
Informasi yang diterima, SBY tiba dan mulai melukis sekitar pukul 14.00 WIB. SBY pun tampak serius dan serius saat melukis sungai terpanjang di Pulau Jawa tersebut.
SBY sesekali tampak memandang Sungai Bengawan Solo kemudian dituangkan dalam kanvas. SBY melukis memakai kaos berwarna hitam dan memakai baret warna merah, kemudian ditemani musik dari band legendaris Koes Plus.
Namun sangat disayangkan hujan deras menguyur Kota Solo. SBY sempat melanjutkan melukis meski hujan deras, tapi tak berselang lama SBY menghentikan aktivitasnya dan meninggalkan lokasi.
Wali Kota Solo Respati Ardi pun mendatangi lokasi langsung tempat SBY melukis. Saat tahu Respati datang, SBY minta izin melukis di sini.
"Selamat sore Pak Wali. Saya minta izin melukis di sini," ujar SBY saat menyapa Wali Kota Solo Respati Ardi, Kamis (9/4/2026).
.
Pada kesempatan itu SBY menyebut kalau hujan itu selamat datang dan semoga barokah.
"Kalau hujan itu selamat datang, insya allah barokah untuk Solo dan kita semua. Mau jabat tangan takutnya kena ini (sambil menunjukan tangan yang kena cat)," ucap dia.
Sementara Ketua Dewan Pakar Partai Demokrat, Andi Mallarangeng mengatakan kalau kegiatan melukis ini dilakukan disela-sela menonton tim voli Lavani di Proliga.
Baca Juga: Sawah Jadi Kolam Renang Raksasa! Banjir Sragen Bikin Petani Shock
"Ini mengisi waktu kosong disela-sela akan menonton pertandingan Proliga di Solo. Maka beliau punya kesempatan untuk melakukan aktivitas termasuk melukis, kuliner dan kemarin sempat membeli batik dibeberapa lokasi sentra batik," terangnya saat ditemui, Kamis (9/4/2026).
Andi menyatakan pada kesempatan ini beliau ingin melukis Sungai Bengawan Solo dan belum pernah melukis itu. Tempatnya sudah bagus sekali, hanya sayang hujan.
"Beliau belum pernah melukis Bengawan Solo. Tempatnya sudah bagus sekali, cuma sayang sekali hujan," kata dia.
Andi menyebut kali ini beliau melukis dengan gaya finger painting. Finger painting ini salah satu metode atau aliran di dalam seni lukis, kalau di Indonesia pelopornya almarhum Affandi.
"Nah, beliau ingin juga menerapkan model finger painting dalam berbagai macam lukisan. Inilah dan Bengawan Solo lokasinya sangat bagus sekali, sayang boleh dikata sudah hampir jadi tapi karena hujan deras tidak dilanjutkan," ungkapnya.
Andi mengaku semangat beliau melukis sangat bagus meski hujan deras turun. Beliau tetap fokus melukis.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- 3 Rekomendasi Helm Half Face Rp200 Ribuan yang Paling Dicari Bikers, Nyaman Buat Harian
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
- Defisit APBN 'Cuma' 0,91 Persen, Purbaya Khawatir Kementerian-Lembaga Minta Anggaran Tambahan
Pilihan
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
-
Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
-
Ada Pelantikan di Istana Sore Ini, Pratikno Ngaku Dapat Undangan Mendadak
Terkini
-
Kisah Ahda Dhiyaurrohman, Korban Kapal Virgo Transport 8 Asal Solo, Nekat Merantau Tanpa Restu Ortu
-
Dewi Natalia, Mantri BRI yang 14 Tahun Dampingi Pedagang dan Lawan Jerat Rentenir
-
Warung Makan Non Halal di Sukoharjo Diduga Dibakar oleh OTK
-
Holding Ultra Mikro 5 Tahun, Jutaan UMKM Makin Berdaya
-
Mantan PMI Tati Purwanti Kembangkan Bubur Cirebon hingga Jantung Kota Taipei