- Kerusuhan pecah saat kegiatan pengesahan pesilat di tiga lokasi wilayah Boyolali, Jawa Tengah, pada Senin dini hari.
- Aksi brutal menyebabkan empat warga mengalami luka bacok, dua sepeda motor dibakar, serta kerusakan rumah dan kendaraan.
- Polres Boyolali sedang menyelidiki rekaman CCTV dan memeriksa sejumlah saksi untuk mengidentifikasi pelaku serta motif penyerangan tersebut.
SuaraSurakarta.id - Rangkaian kegiatan pengesahan pesilat di Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, berubah menjadi malam penuh teror. Sedikitnya tiga titik kerusuhan pecah pada Senin (29/6/2026) dini hari, mengakibatkan empat orang mengalami luka bacok, dua sepeda motor dibakar, serta rumah warga dan sejumlah kendaraan dirusak.
Korban bukan hanya berasal dari rombongan yang terlibat dalam konvoi. Sejumlah warga yang tidak mengetahui persoalan justru ikut menjadi sasaran aksi brutal tersebut.
Hingga Senin siang, penyidik Polres Boyolali masih melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengumpulkan rekaman CCTV, serta memeriksa sejumlah saksi untuk mengidentifikasi para pelaku.
"Kejadian dini hari berkaitan dengan kegiatan pengesahan PSH. Kejadian yang berlangsung tadi malam terindikasi ada tiga tempat," kata polisi, dikutip dari media patner Suara.com, Ayosemarang.com, Selasa (30/6/2026).
Salah satu lokasi yang menjadi fokus penyelidikan berada di Jalan Raya Solo–Boyolali, Desa Teras. Rekaman CCTV dan video warga memperlihatkan sekelompok orang yang diduga berasal dari rombongan konvoi mendatangi sebuah bengkel mobil.
Tanpa diketahui pemicunya, kelompok tersebut melempari bangunan menggunakan batu sebelum menganiaya seorang pegawai bengkel yang sedang duduk di teras hingga tersungkur.
Akibat penyerangan itu, tiga mobil mengalami kerusakan pada kaca belakang. Rumah milik pemilik bengkel juga menjadi sasaran lemparan batu hingga kacanya pecah.
Korban mengaku sama sekali tidak mengetahui alasan dirinya diserang. Saat kejadian, ia hanya duduk bersama dua rekannya dan merasa tidak memiliki persoalan dengan siapa pun.
Akibat penganiayaan tersebut, korban mengalami luka pada bagian pelipis dan telinga.
Baca Juga: Melalui Sekolah Rakyat, Anak Pedagang Cilok di Boyolali Punya Harapan Baru
"Konvoi itu semalam, langsung menyerang dan melempar-lempar batu ke kaca-kaca mobil sama rumah," ujar salah satu korban, Adam.
Kericuhan juga terjadi di Desa Ketaon, Kecamatan Banyudono. Dalam insiden ini, satu sepeda motor dibakar setelah sekelompok pesilat berhenti di pinggir jalan.
Menurut polisi, kelompok tersebut didatangi orang tak dikenal yang langsung melakukan penyerangan menggunakan senjata tajam. Para korban berusaha menyelamatkan diri dengan meninggalkan kendaraan mereka di lokasi.
Sepeda motor yang ditinggalkan kemudian dibakar hingga hangus.
Personel Polsek Banyudono sempat memadamkan api menggunakan alat pemadam api ringan (APAR). Namun kobaran api kembali membesar sehingga proses pemadaman akhirnya dilanjutkan oleh petugas pemadam kebakaran.
Proses penanganan kebakaran bahkan sempat terkendala karena akses jalan dipenuhi ribuan peserta konvoi yang masih melintas.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- HBL Mantiri Dikukuhkan jadi Ketua BPP PPAD Gantikan Try Sutrisno
- 5 Motor Teririt untuk Buruh dan Pelajar, Dompet Tetap Aman Meski Pakai Pertamax
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
Pilihan
-
Kabar Duka! Legenda Persija Si Macan Betawi Tan Liong Houw Tutup Usia
-
Takut PHK, Prabowo Putuskan Harga LNG untuk Industri USD 13/MMBTU
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
Terkini
-
Gercep! Tim Sparta Solo Amankan Terduga Maling Motor yang Dikepung Warga di Kadipiro
-
All Stars Solo Terhenti di Perempat Final MLSC All-Stars 2026, Pelatih Bangga dengan Perjuangan Tim
-
Gara-Gara Baliho Ulang Tahun Jokowi, Wali Kota Solo Diperingatkan Gerindra
-
Jokowi Siapkan Agenda Keliling Indonesia, Besok ke Lampung
-
Dapur SPPG Ketaon Boyolali Dibobol Maling, Kerugian Capai Rp21 Juta