Nenek Aina dan Aditya yang merupakan penerima manfaat Sekolah Rakyat. [Ist]
Baca 10 detik
- Seorang anak yatim piatu bisa mengejar cita-citanya menjadi tentara berkat Sekolah Rakyat.
- Nenek berusia 73 tahun, Aina mengasuh seorang diri anak yang ditinggalkan orangtuanya itu.
- Masa depan anak yang diberi nama Aditya kini sepenuhnya berada di tangan Nenek Aina.
"Saya bilang 'Ya alhamdulillah kalau mau jadi tentara, nak. Nanti kamu bisa ikut Pak Presiden Prabowo'. Jadi saya berpesan agar menuruti semua perintah dan jangan membantah. Selain itu, saya minta dia tidak mengikuti teman-temannya jika mereka bertindak yang tidak-tidak," imbuhnya.
Oleh karena itu, Aina menyampaikan terima kasih kepada Prabowo atas program Sekolah Rakyat yang dinilainya sangat membantu Aditya menggapai cita-citanya.
"Pak Prabowo, terima kasih banyak Aditya bisa ikut sekolah Anda dan ikut membantu cita-citanya. Semoga terkabul cita-citanya Aditya," harap Aina.
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 7 Sepeda Terbaik untuk Pemula Mulai Rp1 Jutaan: dari Hybrid, Lipat hingga City Bike
Pilihan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
-
Sudaryono, Mantan Ajudan Prabowo Akan Gantikan Nanik Jadi Kepala BGN
Terkini
-
Polresta Solo Amankan Dua Pemuda Bawa Clurit di Jebres, Ini Kronologinya
-
Sambut Minat Besar Investor, PLN Siapkan Kontrak Jangka Panjang untuk Akselerasi Proyek PSEL
-
Burnout 2026 Siap Guncang Solo, Seringai hingga Lucky Draw 2 Motor Chopper
-
Ancam Buka Paksa Keraton Solo, Kubu PB XIV Purboyo Meradang: Kenapa Harus Pakai Kekerasan?
-
BBRI Kembali Dilirik JPMorgan, Valuasi Murah dan Dividen Tinggi Jadi Andalan