- UMKM merasakan berkah Lebaran karena peningkatan pembelian oleh-oleh khas daerah oleh pemudik dan wisatawan.
- Kampung Alit di Karanganyar mengalami lonjakan pengunjung harian dari 400 menjadi seribu orang saat Lebaran.
- Pedagang nanas di Subang Selatan menjual 5-10 kuintal buah per hari, jauh melebihi penjualan normal.
SuaraSurakarta.id - Momen Lebaran tahun ini membawa berkah bagi para pelaku UMKM. Para pemudik yang pulang ke kampung halaman maupun wisatawan memburu oleh-oleh khas daerah.
Suasana ini terlihat di Kampung Alit, toko oleh-oleh khas Karanganyar. Banyak pemudik dan wisatawan yang melintas di jalur Solo-Tawangmangu berhenti sejenak di sana untuk membeli buah tangan.
Beragam oleh-oleh seperti timus, jadah tempe, gethuk, abon gulung, keripik singkong menjadi incaran para pengunjung. Di tempat ini, pembeli bisa memesan timus dan jadah goreng yang langsung dibuat di tempat.
"Saya beli tempe untuk bekal di jalan. Saya sama mama, adik, anak. Baru pertama kali ke sini. Lewat sini, kelihatan bagus dari luar. Kita sempatkan mampir," kata Nia, salah satu pengunjung, dikutip pada Jumat (27/3).
Jumlah pengunjung Kampung Alit meningkat signifikan. Pada hari-hari biasa, pengunjung hanya berkisar 300-400 orang. Pada momen Lebaran ini, pengunjung bisa mencapai 1.000 orang dalam sehari.
"Oleh-oleh unggulan kita timus goreng dan timus frozen. Kita juga ada cafe, playground, waterboom," kata Manager Operasional Kampung Alit, Arif Hidayatullah.
Nanas Subang Laris Manis
Libur Lebaran juga menjadi peluang bagi para pedagang buah nanas asal Subang, Jawa Barat. Pedagang nanas di jalur wisata Subang Selatan meraup untung karena banyaknya wisatawan yang berkunjung.
Ade, salah satu pedagang nanas, menuturkan bahwa ia bisa menjual 5-10 kwintal buah nanas per hari di masa Lebaran ini. Biasanya, nanas yang terjual hanya sekitar 1 kwintal per hari, itu pun di akhir pekan.
Baca Juga: Peken Jasindo Disambut Antusias, Pelaku UMKM dan Difabel Rasakan Dampak Nyata
"Alhamdulillah jualan lancar. Rata-rata pembeli beli yang Rp 50 ribu. Di musim liburan Idulfitri ini penjualan meningkat," ujar Ade.
Selain nanas, aneka macam makanan ringan seperti dodol nanas, coklat nanas, keripik nanas juga menjadi buruan pelancong untuk dibawa sebagai oleh-oleh.
Berita Terkait
Terpopuler
- Urutan Elemen Shio Paling Terkuat dan Paling Dominan dalam Feng Shui, Kenali 5 Unsurnya
- Transjakarta Resmi Hapus 3 Rute Bus Penghubung Rusun, Warga Diminta Pakai Rute Alternatif
- Guruh Soekarnoputra Sakit Apa? Wafat di Usia 73 Tahun usai Dirawat Intensif
- Urutan Pemakaian Air Mawar, Moisturizer, dan Sunscreen di Pagi Hari yang Tepat
- 5 Novel Sejarah untuk Menelusuri Jejak G30S/PKI, Jangan Lupakan Masa Lalu!
Pilihan
-
Hasil Rapat Haji di Istana, Masa Tunggu Jadi 14 Tahun
-
Hasil Investigasi di Lapas Cibinong: Kulkas Berisi Miras hingga Perabotan Mewah Milik Kasi Kamtib
-
Bayi Dua Hari Ditinggalkan dalam Kardus, Tangisnya Bongkar Misteri di Depan Rumah Warga
-
Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia
-
Dramatis! Ubed Persembahkan Medali Emas Asian Games 2026 untuk Indonesia
Terkini
-
BRI Peduli Wujudkan Harapan Murid Ini, Tak Lagi Terhalang Banjir Rob Saat ke Sekolah
-
Pengurus Cabang ORADO Kota Surakarta Dikukuhkan, Siap 'Memintarkan Indonesia' Lewat Olahraga Domino
-
Demi Penuhi Standar, Kendal Tornado FC Bantu Lampu Stadion Sriwedari Rp 1 Miliar
-
Termasuk di Wonogiri, Bayer Panen Raya di 4 Daerah, Produktivitas Jagung Didorong Naik
-
Jokowi Tetap Yakin PSI Tembus Senayan 2029 Meski Ambang Batas Bisa Naik