- Menteri Kebudayaan Fadli Zon meninjau Keraton Kilen Surakarta yang kondisinya rusak parah pada Kamis (26/3/2026).
- Fadli Zon menyatakan revitalisasi Keraton Kilen akan menjadi prioritas utama dan diupayakan dilaksanakan tahun ini.
- Revitalisasi akan mengembalikan bangunan ke bentuk aslinya agar dapat dibuka sebagai museum bagi publik.
SuaraSurakarta.id - Menteri Kebudayaan Fadli Zon kaget usai melihat langsung kondisi Keraton Kilen (Kulon) yang berada di dalam kawasan Keraton Kasunanan Surakarta, Kamis (26/3/2026).
Fadli Zon meninjau langsung Keraton Kilen didamping oleh PB XIV Hangabehi, Ketua LDA GKR Koes Moertiyah Wandasari (Gusti Moeng) hingga kerabat dalem.
Saat meninjau Keraton Kilen, Fadli Zon tidak bisa masuk ke dalam karena digembok. Fadli Zon hanya berada di teras sambil memandang ke dalam dan menatap bagian atas bagian.
Kondisinya sendiri plafon ambrol, tembok mengelupas hingga tampak kumuh. Bahkan di sekitar bangunan tampak muncul tanaman liar.
Di keraton kilen juga ada bungker, yang dibangun PB X saat masa perang dunia kedua.
Fadli Zon menyebut dengan kondisi saat ini memang sangat mendesak untuk direvitalisasi. Bahkan akan menjadi prioritas.
"Kita bisa lihat disini adalah keraton kilen atau keraton yang dulu ditempati PB X tahun 1932. PB X sebagaimana kita ketahui sudah ditetapkan sebagai pahlawan nasional, boleh dibilang ini salah satu masa kejayaan dari Kasunanan Surakarta Hadiningrat," terangnya saat ditemui usai meninjau keraton kilen, Kamis (26/3/2026).
Fadli Zon mengatakan kalau direvitalisasi itu akan tergambar bayangan. Kalau di dokumentasi bisa before dan after, jadi mudah-mudahan bisa segera direvitalisasi.
"Sehingga pengunjung bisa menikmati. Akan terbayang jelas kalau sudah direvitalisasi," kata dia.
Baca Juga: Listrik Dipadamkan PLN, Keraton Kasunanan Surakarta Sempat Gelap Gulita Selama 2 Hari
Fadlin Zon menjelaskan nanti revitalisasi akan dikembalikan ke bentuk aslinya. Dengan taman-taman dan kamar-kamar PB X atau bagian-bagian yang lain.
"Kalau direvitalisasi akan dikembalikan ke aslinya. Tadi diceritakan Gusti Moeng dengan sejarahnya dulu. Ini saya kira bisa menjadi salah satu prioritas kita," jelasnya.
Ketika ditanya kapan akan direvitalisasi, Fadli Zon menegaskan akan segera dilakukan.
"Segera. Kita kan perlu proses dulu, kajiannya dulu. Ada mapping nya kemudian perencanaan pengukurannya dan lain-lain. Kalau bisa kita laksanakan tahun ini," papar dia.
Usai direvitalisasi akan dibuka untuk publik. Bisa buat museum, artinya museum itu tidak harus, rumah itu saja sudah jadi museum.
"Tamannya kalau kita lihat lagi atau bungker akan menarik. Seluruh keraton ini sebenarnya adalah sebuah museum," ujarnya.
Berita Terkait
Terpopuler
Pilihan
-
Dramatis! Ubed Persembahkan Medali Emas Asian Games 2026 untuk Indonesia
-
Massa Buruh Mulai Padati Thamrin, Andi Gani Pimpin Langsung Aksi Tuntut Keadilan RUU Ketenagakerjaan
-
Bawa Kentongan Hingga Kenakan Topi Caping, Massa Hari Tani Nasional Mulai Padati Depan Gedung DPR
-
Hukuman Lebih Ringan, Pengadilan Tinggi DKI Jakarta Vonis Nadiem Makarim 9 Tahun Penjara
-
Dugaan Keracunan MBG Hantam Batang, 276 Orang Jadi Korban
Terkini
-
Jokowi Tetap Yakin PSI Tembus Senayan 2029 Meski Ambang Batas Bisa Naik
-
Jokowi Buka-bukaan soal Riwayat Sekolah Gibran di Singapura: Masak Disuruh Ikut Paket C Lagi!
-
Bagus Mahendra, Korban Kapal Virgo Transport 8 Asal Klaten Dimakamkan Tepat di Hari Pernikahan Kakak
-
BRI InFrame 2026 Hadirkan Cerita Ekonomi Kerakyatan Lewat Fotografi
-
2 Korban Kapal Virgo Transport 8 Aldo dan Bagus Ditemukan Meninggal, Keluarga Siapkan Pemakaman