- Museum Keraton Kasunanan Surakarta dibuka kembali pada hari Rabu, 20 Februari 2026, setelah lama ditutup.
- Pembukaan dilakukan setelah revitalisasi tahap pertama selesai, termasuk pembersihan kotoran dan penggantian lampu yang mati.
- Pengunjung kini dapat mengakses semua koleksi museum tanpa batasan, sebagai persiapan menyambut libur Lebaran mendatang.
SuaraSurakarta.id - Museum Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat akhir dibuka kembali untuk wisatawan usai ditutup lama.
Informasinya museum sudah buka sejak beberapa hari lalu. Wisatawan pun sudah bisa melihat-lihat koleksi milik Keraton Kasunanan Surakarta.
"Iya sudah dibuka, rabu kemarin," ujar PB XIV Hangabehi saat ditemui usai salat jumat di Masjid Al Fatih Kepatihan, Jumat (20/2/2026).
Hangabehi menjelaskan banyak wisatawan yang bertanya-tanya kapan museum keraton bisa dibuka lagi. Akhirnya resmi dibuka rabu kemarin, apalagi ini momennya bulan ramadan dan persiapan untuk libur lebaran.
"Museum dibuka kan, aktivitas wisatawan yang menanyakan kapan buka. Mereka ingin melihat koleksi-koleksi di museum keraton," ungkapnya.
Menurutnya wisatawan bisa melihat semua koleksi yang ada di museum tanpa batasan. Memang baru selesai di revitalisasi di sejumlah bagian tapi itu sudah selesai.
"Sudah bisa semua dikunjungi. Termasuk yang baru saja diresmikan oleh Pak Fadli Zon, sudah bisa diakses semua termasuk juga di pelataran," terang dia.
Hangabehi mengaku sebelum dilakukan bersih-bersih karena tertutup lama dan kotor seperti di bagian atap.
"Rabu itu dibuka tapi dibarengi bersih-bersih, karena tertutup lama dan kotor di atapnya. Alhamdulillah, revitalisasi tahap pertama sudah selesai, tinggal menunggu tahap kedua pembenahan di ruang berikutnya," sambungnya.
Baca Juga: Kunci Jawaban Matematika Kelas 9 Halaman 170-171 Kurikulum Merdeka: Latihan C Rotasi
Hangabehi menyebut sudah ada persiapan untuk menyambut libur lebaran. Nanti akan dikemas lebih menarik, sehingga akan membuat wisawatan bisa menikmati.
"Insya allah, sudah ada persiapan buat libur lebaran nanti. Pastinya akan lebih menarik, ini akan ditata untuk koleksi yang ada, mungkin nanti akan ada tambahan koleksi lain," imbuh dia.
Sementara itu Ketua Eksekutif Lembaga Dewan Adat (LDA) Keraton Surakarta, KPH Eddy Wirabhumi mengatakan sempat dilakukan pembenahan dan pembersihan sebelum.
Karena memang yang dikonservasi baru sekitar 20 persen, sehingga dilakukan upaya seperti pengecatan plafon kurang lebih sudah 60 persen.
"Belum lagi proses penutupan yang cukup lama, tanaman-tanaman mati terus lampu banyak yang mati hingga kondisinya kotor. Makanya dibersihkan kotoran-kotoran yang ada lalu lampu-lampu diganti, tanaman yang mati kita ganti terus bagian yang sangat kumuh kita bersihkan dan cat ulang," paparnya.
Eddy menambahkan semua bagian sudah bisa diakses oleh pengunjung, jadi tidak ada batasan. Pengunjung yang datang sudah cukup banyak sekitar 130-an orang.
Berita Terkait
Terpopuler
- Jokowi Tak Lagi Optimis Prabowo-Gibran 2 Periode, Gerindra Respons Santai: Pilpres Masih Jauh
- KPU Bisa Tindaklanjuti Putusan MK dengan Menyatakan Syarat Pendidikan Gibran di Pilpres 2024 Tak Sah
- Selundupkan 1.689 Burung Liar ke Jakarta, Bus Sinar Jaya Dicegat di Pelabuhan Bakauheni
- Profil Suhartoyo, Ketua MK yang Menolak Gugatan Soal Ijazah Gibran
- Jokowi Tampak Tak Lagi Optimistis Gibran Jadi Pasangan Prabowo di Pilpres 2029
Pilihan
-
Polri Gerebek Sarang Narkoba Kampung Boncos dan Ambon! Operasi Masih Berlangsung
-
Prabowo Mau Ganti Panglima TNI dan Jaksa Agung Pekan Ini, Tapi...
-
Polisi Dalami Dugaan Pemalsuan Suket Pendidikan Gibran
-
PDI Perjuangan: Gibran Lebih Baik Mundur dari Wapres
-
Satgas PKH Pamer Tumpukan Duit Rp13 Triliun Hasil Penyelamataan Keuangan Negara di Hadapan Prabowo
Terkini
-
Persis Solo Mandul di Manahan, De Red FC Pulang Bawa Satu Poin
-
BRI Perkokoh Reputasi Nasional, Nilai Merek Capai USD6,9 Miliar Versi Brand Finance
-
BRI Wealth Management Tambah Tiga Reksa Dana Baru untuk Optimalkan Diversifikasi Portofolio
-
HYDROPLUS Soccer League 2026/2027 Libatkan 110 Tim, Perluas Pembinaan Sepak Bola Putri ke Solo
-
Bertemu Presiden Prabowo, Jokowi Akui Tak Bahas Putusan MK, Tapi Kemenangan Timnas Indoenesia