- Pembahasan IPS kelas 8 fokus pada pola perlawanan rakyat dan sebab kegagalan melawan kolonialisme Portugis hingga Jepang.
- Perlawanan rakyat pada berbagai periode kolonial umumnya gagal sebab kurangnya persatuan dan persenjataan terbatas.
- Lembar Aktivitas 8 Kurikulum Merdeka membahas kegagalan perjuangan karena faktor kedaerahan dan politik adu domba penjajah.
SuaraSurakarta.id - Materi IPS kelas 8 dalam Kurikulum Merdeka tidak hanya mengajak siswa menghafal peristiwa sejarah, tetapi juga memahami pola perlawanan dan sebab kegagalan bangsa Indonesia dalam menghadapi kolonialisme dan imperialisme.
Salah satu pembahasan penting terdapat pada Lembar Aktivitas 8 halaman 170, yang mengangkat tema perlawanan rakyat di berbagai daerah serta faktor-faktor yang menyebabkan perjuangan tersebut belum berhasil mengusir penjajah.
Artikel ini disusun sebagai panduan kunci jawaban bagi orang tua atau wali dalam mendampingi dan mengoreksi hasil belajar siswa.
Sebelum menggunakan kunci jawaban ini, siswa tetap dianjurkan untuk mengerjakan soal secara mandiri agar proses berpikir kritis dan pemahamannya berkembang dengan baik.
Gambaran Umum Lembar Aktivitas 8
Dalam Lembar Aktivitas 8, siswa diminta untuk bekerja secara berkelompok dan mendiskusikan perlawanan rakyat Indonesia terhadap beberapa kekuatan kolonial, yaitu Portugis, Inggris, Belanda-VOC, Pemerintah Belanda, dan Jepang.
Fokus utama diskusi bukan hanya pada bentuk perlawanan, tetapi juga pada penyebab kegagalan perjuangan di masing-masing periode penjajahan.
Pendekatan ini penting karena membantu siswa memahami bahwa kegagalan perlawanan bukan semata-mata karena keberanian rakyat yang kurang, melainkan dipengaruhi oleh banyak faktor struktural, politik, dan sosial.
Penjajahan Portugis
Baca Juga: Kunci Jawaban IPS Kelas 8 Halaman 175 Kurikulum Merdeka: Organisasi Pergerakan Nasional
Perlawanan terhadap Portugis muncul terutama akibat praktik monopoli perdagangan rempah-rempah. Portugis menetapkan harga sepihak dan menguasai jalur perdagangan, yang merugikan kerajaan dan rakyat di wilayah Nusantara. Tindakan ini memicu perlawanan di berbagai daerah.
Namun, perlawanan tersebut mengalami kegagalan karena masih bersifat tradisional. Persenjataan rakyat sangat terbatas dan kalah jauh dibandingkan teknologi militer Portugis. Selain itu, kurangnya persatuan antarkerajaan membuat perjuangan berjalan sendiri-sendiri tanpa koordinasi yang kuat.
Penjajahan Inggris
Perlawanan terhadap Inggris terjadi karena ambisi Inggris untuk menguasai wilayah Nusantara dan menundukkan kerajaan-kerajaan lokal. Dengan menguasai kerajaan, Inggris dapat mengeksploitasi sumber daya alam dan hasil bumi.
Faktor kegagalan utama perlawanan terhadap Inggris adalah sifat perjuangan yang masih kedaerahan. Tidak adanya persatuan nasional membuat Inggris mudah menerapkan politik adu domba. Selain itu, keterbatasan pengetahuan dan lemahnya perencanaan strategi perjuangan juga menjadi penghambat utama keberhasilan perlawanan.
Penjajahan Belanda-VOC
Berita Terkait
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
Jokowi akan Hadir di Sidang Tahunan MPR RI dan Upacara HUT RI ke-81, Sudah Siapkan Baju Adat
-
Jokowi Tantang dr Tifa, Kalau Yakin 100 Persen Ijazahnya Palsu: Buktikan di Persidangan!
-
Perkuat Ekonomi Desa, BRI Peduli Dampingi UMKM melalui Program Desa Brilian
-
Jokowi Restui Kaesang Maju Pileg 2029 di Dapil V Jateng, Sudah Dihitung dan Kalkulasi Resikonya
-
Akademisi: Bupati Hamenang Tunjukkan Komitmen Bela Nasabah BKK Klaten