- Artikel membahas soal IPA Kelas 9 Kurikulum Merdeka mengenai persilangan monohibrid dan dihibrid berdasarkan prinsip genetika Mendel.
- Gregor Mendel menggunakan kacang ercis karena siklus hidupnya pendek serta variasi sifat yang jelas teramati dalam penelitiannya.
- Persilangan monohibrid melibatkan satu sifat, sedangkan dihibrid melibatkan dua sifat berbeda yang diwariskan secara bersamaan.
SuaraSurakarta.id - Pada buku pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) SMP/MTS Kelas 9 halaman 150 Kurikulum Merdeka, terdapat soal latihan mengenai persilangan monohibrid dan dihibrid.
Soal-soal ini menguji pemahaman siswa tentang prinsip-prinsip dasar genetika yang ditemukan oleh Gregor Mendel.
Mendel menggunakan tanaman kacang ercis untuk melakukan percobaan mengenai pewarisan sifat yang sangat penting dalam dunia ilmu genetika.
Berikut adalah kunci jawaban yang dapat membantu orang tua dalam membimbing anak-anak mereka untuk memeriksa hasil kerja mereka dan memastikan pemahaman yang lebih baik terhadap materi ini.
1. Mengapa Mendel melakukan percobaan terkait pewarisan sifat menggunakan kacang ercis?
Jawaban:
Gregor Mendel memilih kacang ercis (Pisum sativum) untuk eksperimennya karena tanaman ini memiliki beberapa karakteristik yang ideal untuk penelitian genetika. Beberapa alasan utama mengapa Mendel memilih kacang ercis antara lain:
Siklus hidup yang singkat: Kacang ercis memiliki siklus hidup yang relatif cepat, memungkinkan Mendel untuk melakukan banyak percobaan dalam waktu singkat.
Struktur bunga yang mudah dikendalikan: Tanaman ini memiliki bunga yang mengandung organ reproduksi jantan (stamen) dan betina (pistil), yang memungkinkan Mendel untuk mengendalikan proses polinasi dengan mudah.
Baca Juga: Kunci Jawaban Pendidikan Pancasila Kelas 12 Halaman 185190 Bab 6 Kurikulum Merdeka
Variasi sifat yang jelas terlihat: Kacang ercis memiliki sifat-sifat yang dapat diamati dengan jelas, seperti warna biji (merah atau putih), bentuk biji (bulat atau keriput), dan panjang tangkai.
Ini memungkinkan Mendel untuk mengamati bagaimana sifat-sifat ini diwariskan secara turun-temurun dalam generasi selanjutnya.
2. Apa perbedaan antara persilangan monohibrid dengan dihibrid?
Jawaban:
Persilangan monohibrid dan dihibrid memiliki perbedaan mendasar dalam hal jumlah sifat yang diamati selama percobaan:
Persilangan Monohibrid: Persilangan monohibrid melibatkan dua individu yang berbeda dalam satu sifat atau satu gen. Dalam kasus Mendel, persilangan ini sering mengamati satu sifat tunggal, seperti warna biji kacang ercis. Sebagai contoh, Mendel mengamati persilangan antara kacang ercis dengan biji merah dan kacang ercis dengan biji putih. Pada persilangan monohibrid, hanya satu sifat yang diamati pada waktu tertentu.
Berita Terkait
Terpopuler
- Sosok Arnold Aristoteles, Mantan Jenderal yang Dimarahi Menteri PU Dody Hanggodo
- Apakah Kulkas Harus Dimatikan saat Membersihkan Bunga Es? Begini Cara yang Benar
- Urutan Pemakaian Air Mawar, Moisturizer, dan Sunscreen di Pagi Hari yang Tepat
- 15 Kode Redeem FF Terbaru 27 September 2026, Lengkap Trik Jitu Dapatkan Bundle Sasuke
- 9 Bedak Padat dan Tabur Terbaik di Indomaret di Bawah 50 Ribu
Pilihan
-
Masinis Argo Bromo Anggrek Jadi Tersangka Kecelakaan Kereta di Bekasi
-
Hasil Rapat Haji di Istana, Masa Tunggu Jadi 14 Tahun
-
Hasil Investigasi di Lapas Cibinong: Kulkas Berisi Miras hingga Perabotan Mewah Milik Kasi Kamtib
-
Bayi Dua Hari Ditinggalkan dalam Kardus, Tangisnya Bongkar Misteri di Depan Rumah Warga
-
Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia
Terkini
-
Morinaga Soya Lanjutkan Soyalympic ke Yogyakarta dan Solo, Ajak Anak Berani Bereksplorasi
-
Isak Tangis Iringi Kepulangan Guntur, ABK Kapal Virgo Transport 8 yang Ditemukan di Dalam Kamar
-
Kenal Bulutangkis Sejak Usia 1,5 Tahun, Ini Perjalanan Peraih Emas Asian Games Leo Rolly Asal Klaten
-
BRI Peduli Wujudkan Harapan Murid Ini, Tak Lagi Terhalang Banjir Rob Saat ke Sekolah
-
Pengurus Cabang ORADO Kota Surakarta Dikukuhkan, Siap 'Memintarkan Indonesia' Lewat Olahraga Domino