Deni, warga Medan yang berjalan dari Medan ke Solo untuk bertemu Jokowi. (Suara.com/Ari Welianto)
Baca 10 detik
- Upaya dekatkan diri dengan pemimpin
- Tindakan ekstrem sebagai bentuk ekspresi
- Perjalanan panjang dapat dianggap sebagai simbol pengorbanan untuk tujuan atau keyakinannya sendiri
"Ini sekalian nadzar ingin ketemu, waktu bapak masih menjabat. Setelah bertemu langsung pulang dan jalan kaki juga," ucapnya.
Deni mengaku sempat bertemu sama menantunya, yakni Bobby Nasution. Waktu itu Bobby mau main badminton, dirinya langsung yang membuka pintunya.
"Sama Pak Jokowi belum pernah ketemu, kalau sama Mas Bobby pernah. Waktu mau main badminton, saya yang membukakan pintu," terang dia.
Selama perjalanana membawa perbekalan berupa pakaian yang ditaruh dalam tas. Kemudian membawa tulisan "Medan to Jawa Tengah, Solo, Bapak Jokowi".
Kontributor : Ari Welianto
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- HBL Mantiri Dikukuhkan jadi Ketua BPP PPAD Gantikan Try Sutrisno
- 5 Motor Teririt untuk Buruh dan Pelajar, Dompet Tetap Aman Meski Pakai Pertamax
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
Pilihan
-
Takut PHK, Prabowo Putuskan Harga LNG untuk Industri USD 13/MMBTU
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
Terkini
-
Gercep! Tim Sparta Solo Amankan Terduga Maling Motor yang Dikepung Warga di Kadipiro
-
All Stars Solo Terhenti di Perempat Final MLSC All-Stars 2026, Pelatih Bangga dengan Perjuangan Tim
-
Gara-Gara Baliho Ulang Tahun Jokowi, Wali Kota Solo Diperingatkan Gerindra
-
Jokowi Siapkan Agenda Keliling Indonesia, Besok ke Lampung
-
Dapur SPPG Ketaon Boyolali Dibobol Maling, Kerugian Capai Rp21 Juta