SuaraSurakarta.id - Ketua DPC PDIP Kota Solo FX Hadi Rudyatmo menyebut bahwa pemberian amnesti buat mantan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto merupakan hak preogratif presiden.
"Ya, yang namanya amnesti itu kan hak prerogatif dari presiden. Dan semua semua yang diputuskan oleh presiden ini tentunya sudah sesuai dengan konstitusi yang ada," terangnya, Senin (4/8/2025).
Rudy menjelaskan dulu juga pernah ada pemberian amnesti, grasi, abolisi dan sebagainya.
Itu yang diberikan amnesti tidak hanya Hasto tapi juga yang lain, ada 1.000 lebih.
"Dulu kan juga pernah ada amnesti, ada abolisi dan grasi dan lain sebagainya ada juga. Yang diberi amnesti kan tidak hanya Pak hasto, ada 1000 lebih lah itu yang diberi amnesti," kata dia.
Rudy mengatakan dengan kebijakan Presiden Prabowo Subianto ini, berati apa yang sudah dilakukan oleh penegak hukum ini tentunya mendapatkan perhatian serius dari presiden.
Rudy menyebut sesuai dengan pledoi yang disampaikan oleh Hasto dan hakim membuktikan tidak berhak dipidanakan. Namun keputusan vonis itu berada di ketua hakim.
"Ya, ya sesuai dengan kemarin pledoi yang disampaikan oleh Pak hasto dan keputusan hakim satu, anggota hakim itu juga menyampaikan tidak terbukti dan tidak berhak untuk dipidanakan," ungkapnya.
"Namun keputusan ketua tentunya itulah yang menjadi keputusan biar Hakim 1 dan Hakim 2 berbeda namun keputusan ada di ketua hakim," lanjut dia.
Baca Juga: Politisi PDIP Sebut Pemilu Raya PSI 'Sepak Bola Gajah', Ini Komentar Tegas Jokowi
Rudy menambahkan dengan adanya amnesti ini tentunya Presiden Prabowo telah melakukan perhitungan dan sudah memahami aturan serta konstitusi.
"Nah, untuk itu dengan adanya amnesti ini tentunya Pak Presiden sudah berhitung, sudah memahami tentang aturan dan konstitusi sehingga beliau mengeluarkan amnesti untuk Pak Hasto dan 1000 lebih, serta untuk Tom Lembong lah. Ini kan hal-hal yang seperti begini ini kan sudah pernah dilakukan pada masa-masa Bung Karno, masa-masa presiden-presiden yang lainnya," tandasnya.
Kontributor : Ari Welianto
Berita Terkait
Terpopuler
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- 30 Link Twibbon Idul Fitri 2026 Simpel Elegan, Cocok Dibagikan ke Grup Kantor dan Rekan Kerja
- 7 HP Samsung Terbaik untuk Orang Tua: Layar Besar, Baterai Awet
Pilihan
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
Terkini
-
Lebaran Penuh Berkah: 5 Destinasi Wisata Religi di Solo yang Menyejukkan Hati
-
Ini 5 Wisata Malam Solo untuk Nikmati Lebaran Idul Fitri
-
10 Kuliner Khas Solo Raya yang Bisa Jadi Rujukan Pemudik Lebaran 2026
-
Idulfitri 2026 di Solo, Ini Panduan Lengkap Salat Id dan Tradisi Khas Kota Budaya
-
Kecelakaan Tragis Klaten, 5 Fakta Pemudik ASN Tewas Hanya 1 Km dari Rumah