Scroll untuk membaca artikel
Ronald Seger Prabowo
Selasa, 25 Maret 2025 | 16:47 WIB
Penitipan kucing di rumah difabel meong. [Suara.com/Ari Welianto]

SuaraSurakarta.id - Bagi masyarakat yang punya kucing dan ingin mudik atau liburan saat lebaran dengan tenang tanpa harus memikirkan hewan peliharaannya.

Mereka bisa menitipkan kucing di Rumah Difabel Meong Solo yang berada di Desa Gentan, Kecamatan Baki, Kabupaten Sukoharjo.

Masyarakat pun tidak perlu khawatir selama liburan lebaran. Karena selama kucing dititipkan akan mendapatkan perawatan yang baik.

"Minat menjelang lebaran cukup bagus. Banyak yang menitipkan kucing di sini," ujar Founder Rumah Kucing Meong Solo, Ning Hening Yulia, Selasa (25/3/2025).

Baca Juga: Gugatan Perdata Owner Wong Solo Group Dinilai Salah Alamat, Ini Kata Kuasa Hukum

Hening mengatakan yang dititipkan ke sini tidak hanya kucing normal atau sehat. Tapi juga kucing difabel dan ini sudah ada beberapa yang dititipkan ke sini.

"Kita ada empat jenis, penitipan kucing sehat, penitipan kucing pasca steril dan operasi kemudian penitipan kucing difabel dan sewa ruang. Kalau kucing difabel itu all in yak, maksudnya mau buta, kakinya tiga atau apapun," ungkap dia.

Menurutnya kucing difabel itu tidak banyak penitipan yang memfasilitasi. Sehingga atas permintaan pasar membuka room untuk penitipan kucing difabel. 

"Memang kucing difabel itu tidak banyak penitipan yang memfasilitasi. Jadi kita buka atas permintaan pasar," katanya.

Hening mengakui untuk penanganan kucing biasa dan difabel hampir sama. Kucing biasa hanya nurut kalau lembut, apalagi kucing difabel harus lebih dan sabar. 

Baca Juga: Wortel, Kubis, hingga Terong Belanda: Pasar Triwindu Gelar Pasar Sayur Gratis!

"Memang skillnya harus dipenuhi untuk menghandle kucing difabel mulai dari mandi hingga mengendalikan emosinya. Kalau yang pakai pampers itu butuh keahlian yang tidak biasa tapi tidak sulit," jelas dia.

Selama kucing dititipkan pelayanan yang diberikan itu perawatan, makan minum, teruss mendapatkan vitamin.

"Pelayanan seperti biasanya, yang jelas dapat perawatan dan tentunya vitamin," sambungnya.

Penitipan kucing ini, lanjut dia, baru dibuka beberapa bulan menjelang lebaran. Kalau rumah difabel meong sudah 10 tahun tapi basicnya itu rescue dan pendonor darah kucing.

"Kalau pet care ini baru dua bulan lah, pas momen lebaran ini. Penitipannya itu kebanyakan dari Soloraya," imbuh dia.

Penitipan kucing di rumah difabel meong. [Suara.com/Ari Welianto]

Hening menambahkan untuk penitipan itu biasa ramai H-2 lebaran sampai H+3 lebaran. Mereka menitipkan rata-rata mau bepergian atau mudik, jadi kucing dititipkan. 

"Rata-rata mereka menitipkan itu 5-7 hari. Untuk biaya itu penitipan kucing sehat cuma Rp 17.500 per ekor per hari, kalau kucing pasca operasi atau sakit Rp 25.000 perhari, kalau kucing difabel Rp 25.000 perhari. Kalau untuk sewa room Rp 100 ribu per room dengan maksimal kucing 8 ekor, kalau home visit Rp 150-Rp 200 ribu tergantung banyaknya kucing," tandasnya.

Menurut pengelola, tempat penitipan kucing peliharaan difabel itu mulai ramai dikunjungi warga yang ingin menitipkan satwa peliharaannya menjelang mudik Lebaran 2025.

Berikut beberapa hal yang perlu kamu perhatikan saat memilih tempat penitipan hewan.

1. Pastikan staf berpengalaman

Kamu ingin kucing dan anjing kesayangan diurus oleh seseorang yang berpengalaman, bukan? Jadi, pastikan staf yang bertugas memiliki keterampilan dalam merawat, mengatasi perilaku hewan, dan menangani situasi darurat.

2. Utamakan adanya transparansi

Kalau mau menitipkan dalam waktu lama, pilih tempat yang memiliki transparansi agar bisa selalu memantau kondisi mereka.

Bentuk transparansi yang ditawarkan biasanya beragam, seperti acara “open day” di mana kamu bisa melihat aktivitas para staf dengan hewan. Atau, bisa juga dalam bentuk selalu update kegiatan hewan kamu selama dititipkan dengan mengirimkan video.

3. Ada dokter hewan

Tempat penitipan tersebut juga harus bekerja sama dengan dokter hewan setempat. Jadi, kamu tidak perlu khawatir kalau tiba-tiba anjing atau kucingnya sakit karena ada dokter yang bisa langsung melakukan pemeriksaan dan perawatan.

Kontributor : Ari Welianto

Load More