SuaraSurakarta.id - Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto meminta KPK untuk menyelidiki Presiden ke-7 RI Jokowi dan keluarga.
Jokowi merespon santai 'serangan balik' tersebut dan mempersilahkan kalau ingin memeriksa.
"Ya kalau ada fakta hukum, ada bukti hukum ya silahkan," terangnya, Jumat (21/2/2025).
Sosok berusia 63 tahun itu mengaku sudah sering pernyataan-pernyataan seperti itu muncul. Jokowi tidak mempermasalahkan.
"Ya sudah sering pernyataan seperti itu, masak saya ulang-ulang terus. Kalau ada bukti hukum, ada fakta hukum, ya silahkan," jelas dia
Seperti diketahui KPK menahan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto terkait kasus pergantian antar waktu (PAW) yang melibatkan Harun Masiku.
Hasto menerima penahanan oleh KPL dengan kepala tegak. Hasto bahkan mengatakan tidak pernah menyesal soal penahanan tersebut.
Hasto juga berharap agar KPK dapat menegakan hukum kepada pihak lain, termasuk keluarga mantan presiden Jokowi.
"Semoga ini menjadi momentum bagi KPK untuk menegakan hukum tanpa terkecuali termasuk memeriksa keluarga Pak Jokowi," tandas Hasto.
Baca Juga: Hadir di HUT Partai Gerindra, Jokowi: Prabowo Itu Sosok...
Kontributor : Ari Welianto
Berita Terkait
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- 5 Pilihan Jam Tangan Casio Anti Air Mulai Rp100 Ribuan, Stylish dan Awet
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- 5 HP Infinix Rp3 Jutaan Spek Dewa untuk Gaming Lancar
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
Kantor dan Gudang Baru JNE di Solo Perkuat Kapabilitas Digital hingga Dorong Pengembangan UMKM
-
Duh! Gara-gara Harga Aspal Naik, Sejumlah Proyek Jalan di Solo Tertunda
-
Viral Dosen UNS Lecehkan Perempuan di Kereta, Sanksi Cuma dapat Teguran Tertulis?
-
Tim Sparta Amankan Terduga Pekaku Pelecehan Seksual di Bendungan Tirtonadi
-
Dari Dapur MBG, Santri Yatim Ini Bisa Menopang Ekonomi Keluarga