SuaraSurakarta.id - Unit bisnis on-demand service dari Grup GoTo, kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung terciptanya ekosistem transportasi yang nyaman dan efisien.
Kali ini, Gojek berkontribusi pada pengembangan konsep kota cerdas (smart city) di Surakarta dengan menghadirkan Shelter Mangkunegaran, sebuah infrastruktur transportasi yang dirancang untuk mempermudah mobilitas masyarakat.
Pj Wali Kota Solo, Dhoni Widianto, Sabtu (23/11/2024) mengapresiasi langkah Gojek dalam mendukung sistem transportasi yang inklusif.
"Kehadiran Shelter Mangkunegaran yang dihibahkan oleh Gojek akan memberikan kemudahan bagi warga dalam mengakses transportasi publik, meningkatkan kenyamanan, dan memperkuat konektivitas antar wilayah di Surakarta. Atas nama Pemerintah Kota Surakarta, kami mengucapkan terima kasih atas kolaborasi yang selama ini terjalin dengan baik," kata Dhoni.
Solo terus bertransformasi menjadi kota modern dengan tetap menjaga nilai seni, tradisi, dan kebudayaan. Dalam mewujudkan smart mobility, kota ini menghadapi tantangan besar dalam mengintegrasikan moda transportasi.
Shelter Mangkunegaran menjadi salah satu solusi, menghadirkan sistem transportasi terpadu yang efisien dari segi waktu, biaya, kenyamanan, keamanan, dan aksesibilitas.
Selain itu, integrasi transportasi ini juga membantu mengurangi emisi karbon dan mendorong penggunaan transportasi mikro serta mobilitas aktif.
Farid S Isnawan, VP Regional Gojek Central West Java, menjelaskan pentingnya kolaborasi antara moda transportasi umum dan layanan berbasis aplikasi.
"Shelter Mangkunegaran adalah simbol dari sinergi antara pemerintah Kota Surakarta dan Gojek. Sebagai hub strategis, shelter ini menghubungkan layanan transportasi umum seperti bus dengan layanan Gojek seperti GoRide dan GoCar. Fasilitas yang disediakan juga dirancang untuk memberikan kenyamanan maksimal bagi seluruh pengguna transportasi," paparnya.
Baca Juga: Pecinta Traveling Merapat! Rosalia Indah Hadirkan 10 Bus Baru dengan Fitur Lengkap
Selain pembangunan Shelter Mangkunegaran, Gojek juga telah mendukung pengembangan smart city di Surakarta melalui berbagai inisiatif, di antaranya Digitalisasi UMKM di Solo Technopark, mendorong pertumbuhan ekonomi digital melalui pelatihan dan pengembangan teknologi.
Lalu Program Makan Siang Bergizi, kolaborasi bersama pemerintah untuk menyediakan asupan bergizi di sekolah-sekolah di Solo.
Gojek berkomitmen untuk terus menghadirkan inovasi yang relevan dan bermanfaat bagi masyarakat, serta mendukung program pemerintah dalam menciptakan transportasi yang berkelanjutan.
Shelter Mangkunegaran diharapkan menjadi contoh sukses kolaborasi antara sektor publik dan swasta dalam membangun sistem transportasi kota.
Pemkot Solo dan Gojek mengajak masyarakat untuk memanfaatkan fasilitas dan layanan transportasi umum yang telah disediakan dan mewujudkan mobilitas yang lebih nyaman, efisien, dan ramah lingkungan di Kota Surakarta.
Berita Terkait
Terpopuler
- Survei: 55 Persen Pemilih Prabowo Tidak Akan Memilihnya Kembali pada Pilpres 2029
- Rapor Prabowo-Gibran dan Para Menteri Anjlok, Purbaya yang Dicopot Justru Jadi Menteri Terbaik
- Pelembap Viva Hijau vs Kuning, Apa Bedanya? Ini Manfaat Keduanya untuk Wajah
- 5 Sabun Cuci Muka Retinol untuk Atasi Penuaan: Bikin Wajah Halus, Cerah, dan Kencang
- Riset CELIOS: Purbaya Jadi Menteri Kinerja Terbaik, Bahlil Paling Buruk
Pilihan
-
Ungkap Banyak Kasus Besar, Dirtipideksus Bareskrim Brigjen Ade Safri Justru Diganti
-
Inilah 5 Menteri yang Kinerjanya Paling Buruk Menurut Survei CELIOS
-
Polri Gerebek Sarang Narkoba Kampung Boncos dan Ambon! Operasi Masih Berlangsung
-
Prabowo Mau Ganti Panglima TNI dan Jaksa Agung Pekan Ini, Tapi...
-
Polisi Dalami Dugaan Pemalsuan Suket Pendidikan Gibran
Terkini
-
Momentum Bulan Inklusi Keuangan, BRILink Agen Hadirkan Akses Keuangan hingga Pelosok
-
Andi Azwan Tegaskan, Gibran Segera Tunjukkan Ijazah Setara SMA
-
MotoGP Mandalika 2026 Jadi Peluang BRI Perkuat Ekonomi Lokal dan Pariwisata Olahraga
-
Persis Solo Mandul di Manahan, De Red FC Pulang Bawa Satu Poin
-
BRI Perkokoh Reputasi Nasional, Nilai Merek Capai USD6,9 Miliar Versi Brand Finance