"Tapi alhamdulillah, jualan berikutnya bisa laku banyak. Orang-orang pada suka, awalnya menyicipi lama-lama beli lagi," kenang dia.
Untuk peminatnya anak-anak tapi ada juga orang dewasa dan orang tua yang beli. Biasanya yang remaja dan orang tua itu untuk nostalgia dengan es gabus yang dulu sangat populer.
"Banyak yang nostalgia zaman dulu. Ketika dulu makan es gabus, sekarang nostalgia untuk makan kembali," ungkapnya.
Yusuf menjamin bahwa bahan-bahan yang digunakan untuk membuat es gabus itu sudah tersertifikasi halal. Jadi sudah dicek dan disurvei, proses produknya juga terjamin kualitasnya.
"Bahan dan proses produksinya semuanya terjamin. Bahkan sudah tersertifikasi," terangnya.
Untuk bahannya itu cukup mudah sebenarnya. Ada santan, tepung hunkwe, pandan, gula dan vanila jadi aman. Dalam satu hari itu bisa memproduksi 800 potong es gabus.
"Bahannya mudah. Kalau yang rasa, seperti stroberi, kami pakai asli sehingga rasanya khas," papar dia.
Untuk penjualan secara sudah mencapai area Jawa, seperti Bogor, Bekasi, Yogyakarta, Semarang, Lamongan, Magetan hingga beberapa tempat lain.
"Harapannya es jadul 90-an ini tidak hanya di area jawa tapi tersebar di seluruh Indonesia hingga luar negeri," tandasnya.
Baca Juga: Serikat Kawula Sedasa Rangkul Pengemudi Ojek Online Menangkan Gusti Bhre di Pilkada Solo 2024
Yusuf mengakui selama ini proses penjualan tidak selalu untung, adakalanya juga rugi. Biasanya penghujan itu penjualan menurun termasuk saat kasus Covid-19 kemarin.
"Kalau cuaca panas itu penjualan meningkat. Rata-rata omset perbulan itu Rp 20 juta hingga Rp 40 juta," pungkas dia.
Kontributor : Ari Welianto
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- Djarum Digeledah KPK, Publik Ramai Kaitkan dengan Isu Haji Isam dan DBS
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 Shio Paling Beruntung 29 Oktober 2026: Bisnis Lancar dan Finansial Aman
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Persis Solo Tunggak Sewa Stadion Manahan Rp 3,21 Miliar, BRM Kusumo Putro: Ini Memalukan!
-
Kendal Tornado FC Jamu Persebaya di Stadion Sriwedari Tanpa Penonton Umum
-
Wali Kota Solo Minta Persis Segera Lunasi Tunggakan Sebesar Rp3,21 Miliar
-
Hasil Porprov Jateng 2026: Tumbang dari Semarang, Tim Softball Solo Sabet Medali Perak
-
Gibran Kalahkan Prabowo di Puncak Elektabilitas, Begini Respon Santai Jokowi