SuaraSurakarta.id - Manajamen Kesatria Bengawan Solo (KBS) mengucapkan permintaan maaf usai laga melawan Prawira Harum Bandung di GOR Sritex Arena, Jumat (28/6/2024) lalu harus ditunda.
Duel itu terpaksa ditunda saat awal-awal kuarter ketiga karena force majeure.
Game Directors Kesatria Bengawan Solo, Fachrudin Siregar, memohon maaf karena laga harus ditunda karena ada kendala teknis.
Selanjutnya, laga lanjutan akan digelar berdasarkan kesepakatan owner meeting kedua tim dan pihak Indonesian Basketball League (IBL).
"Panpel sudah mempersiapkan pertandingan sesuai mandatory IBL. Kami memohon maaf dan tentunya kami akan mengevaluasi agar ke depan hal serupa tidak terjadi lagi," ujar Fachrudin, Minggu (30/6/2024).
Dia menambahkan tiket akan dikembalikan dalam waktu 3 x 24 jam. Penonton yang sudah membeli tiket bisa menunjukkan bukti pembelian tiket dan nomor rekening untuk pengembalian dana.
Head Of Managements Game Operation IBL, Muhammad Andito, mengatakan sejak H-2 hingga sebelum pertandingan pihaknya sudah mengecek dan melakukan check list dan sesuai mandatory.
Namun di hari pertandingan ada force majeure yang membuat pertandingan harus ditunda.
"Secara mitigasi semua sudah dilakukan tim panpel. Tapi kembali lagi, ini force majeure," kata Dito.
Baca Juga: KBS Tumbang di Tangan Pelita Jaya, Rekor Kemenangan Beruntun Berhenti di Angka 16
Dito menyebut pertandingan yang ditunda akan kembali digelar di waktu yang akan ditentukan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
- Motor Mirip Harley-Davidson Harga Rasa Matic: Mending Morbidelli C252V atau QJ Motor SRV250?
Pilihan
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
-
Anggaran Kunjungan Luar Negeri Prabowo Tembus Rp1,1 T! Lebih Besar dari TKD Satu Kabupaten di NTB
Terkini
-
Polresta Solo Jamin Keamanan Kirab Pusaka Keraton dan Mangkunegaran Berjalan Aman dan Kondusif
-
Bukan Sekadar Edukasi, Taruna Akpol Batalyon Manggala Satya Hadirkan Air Bersih dan MCK di Solo
-
Polemik Pembangunan GKJ Solo: Saat Aturan Negara Justru Menjadi Hambatan Beribadah
-
Gara-gara Dua Mahasiswa Ditangkap Polisi, Aksi Demo di Solo Sempat Memanas
-
Kritik Pedas Mahasiswa untuk Pemerintah: Muak dengan Kondisi Negara, Jengkel dengan Kebijakan!