SuaraSurakarta.id - Tim basket Kota Solo resmi mengakhiri kiprah dalam ajang Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) Jawa Tengah 2024 dengan hasil gemilang.
Bermain di GOR Sahabat Semarang, tim putra sukses meraih medali emas usai mengalahkan tuan rumah dengan skor meyakinkan 70-48.
Kemudian di arena yang sama, tim putri harus puas mendapatkan medali perak setelah kalah dari Kota Semarang, 22-58.
Ketua Pengkot Perbasi Solo Bagus Andriaan John mengapresiasi perjuangan seluruh pemain yang membawa harum nama Kota Solo. Keberhasilan ini diraih lewat kerja keras seluruh pihak dalam olahraga basket Kota Solo.
"Selamat kepada adik-adik, saya bangga dengan perjuangan ini. Perjuangan masih panjang dan terus berlatih," kata Paman John, sapaan akrabnya, Senin (24/6/2024).
Dia berharap agar seluruh skuad tidak mudah puas dengan raihan ini karena masih banyak tantangan di depan.
John berharap prestasi ini dapat berdampak pada perkembangan dunia basket di Solo yang belakangan terakhir semakin masif berkembang di Kota Solo.
Paman John juga mengucapkan terima kasih kepada Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka dan Pemerintah Kota Solo yang terus mendukung olahraga basket di Solo.
Menurutnya untuk meraih prestasi harus melalui proses panjang dan konsisten. Pembinaan basket sejak usia dini dan adanya kompetisi juga menjadi salah satu kunci keberhasilan meraih prestasi.
Baca Juga: Isak Tangis Bahagia Warnai Kedatangan 359 Jemaah Haji Kloter 1 Embarkasi Solo
Apalagi, lanjut dia, di Solo semakin banyak pihak yang aktif menggelar kompetisi usia dini seperi Liga Solo Junior yang dikelola secara profesional.
"Semoga prestasi-prestasi selanjutnya lahir dari Kota Solo," tutup dia.
Apresiasi juga diberikan pelatih tim putra, Yullius Dobby. Menurutnya, para pemain tampil penuh semangat meski tertekan di kuarter pertama dan kedua.
"Paruh pertama anak-anak bermain tegang sehingga shooting mereka sangat jelek. Baru di kuarter ketiga dan empat bisa bermain lepas memanfaatkan turnovers lawan," jelas Dobby.
"Terima kasih atas dukungan penuh dari Pengkot Perbasi, Dispora Solo mulai dari pemusatan latihan sampai bisa juara sekarang," papar dia.
Sementara kapten tim putri Popda Solo, Natsha bangga dengan perjuangan rekan-rekannya. Meski belum mendapatkan hasil maksimal, namun dirinya berkesan dengan pengalaman yang didapatkan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 5 Sunscreen Brand Jepang untuk Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harga
Pilihan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
Terkini
-
BRI Peduli Perkuat Penanganan Gempa NTT, Bangun Posko Logistik dan Dapur Umum
-
Dari UMKM hingga Pekerja Migran, Ini 8 Kontribusi BRI untuk Indonesia
-
Hujan Uang di Klaten! Pengunjung Rebutan Segepok Rupiah dari Atas Flying Fox
-
BRI Peduli Respons Cepat Gempa Flores, Bantuan Disalurkan ke Maumere dan Mbay
-
Keren! Warga Nguter Sukoharjo Buat Replika Menara Eiffel Setinggi 23 Meter dari Ratusan Bambu