SuaraSurakarta.id - Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bapilu) PDIP Solo Her Suprabu akhirnya mendaftar sebagai bakal calon Wali Kota Solo dari PDIP Solo.
Her Suprabu didampingi sang istri dan para pendukungnya saat mendaftar ke DPC PDIP Solo, Kamis (2/5/2024).
Tidak hanya dari kader dan badan sayap partai yang mendampingi, ada juga dari rekan-rekannya KONI, Kadin, HIPMI dan KNPI.
"Ini sebagai wujud upaya kita untuk terus berjuang menjaga kejayaan partai PDIP di Solo," ujar Her Suprabu saat ditemui, Kamis (2/5/2024).
Her menegaskan siap mengikuti proses penjaringan yang ada di PDIP. Sebagai salah satu kader, ia merasa terpanggil ikut dalam kontestasi di Pilkada Solo.
"Jadi kami ingin mewarnai, sengaja mendaftar di 2 Mei ini yang merupakan Hari Pendidikan Nasional. Mudah-mudahan ini menjadi wujud dari pendidikan berpolitik, karena memang politik itu harus diiringi dengan semangat belajar dan belajar," katanya.
Her Suprabu mengaku sengaja mendaftar sebagai bakal calon wali kota, karena tahun 2015 lalu pernah ikut penjaringan sebagai bakal calon wakil wali kota lewat PDIP juga.
Sehingga pada Pilkada 2024 nanti maju dan mendaftar sebagai bakal calon wali kota.
"Dulu pernah daftar sebagai bakal calon wakil wali kota, setelah 10 tahun naik sebagai calon wali kota. Tapi apapun hasilnya, yang pasti kami berikhtiar proses di partai dan siapapun rekomendasi dari DPP kami menghormati," ungkap dia.
"Yang pasti kami berjuang, berikhtiar maksimal. Harapannya nanti partai bisa memutuskan yang terbaik dan siapapun nanti yang direkomendasi, pasti kami mendukung, memenangkan untuk jadi wali kota dan wakil wali kota," lanjutnya.
Her mengakui ada dorongan dari para kader PDIP dan beberapa pihak agar maju di Pilkada Solo. Sehingga banyak kader dan yang lain ikut mendampingi dan mengantar.
Apalagi Her Suprabu, merupakan salah satu kader PDIP yang namanya mencuat dan masuk dalam berbagai poling lembaga survei sebagai Wali Kota Solo di Pilkada Solo 2024 nanti.
"Memang ada dorongan agar mendaftar. Jadi begitu saya tahu mendaftar, banyak yang mengantar," sambung dia.
Saat disinggung namanya masuk dalam berbagai lembaga survei, Her menyebut itu sah-sah saja.
"Kalau survei itukan sah-sah saja, semua lembaga mengadakan survei-survei. Kami pun di internal akan mengadakan survei secara mandiri," katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 Moisturizer Kolagen untuk Kulit Keriput Usia 45 ke Atas, Bikin Wajah Kencang Sesuai Review
- Guruh Soekarnoputra Sakit Apa? Wafat di Usia 73 Tahun usai Dirawat Intensif
- Transjakarta Resmi Hapus 3 Rute Bus Penghubung Rusun, Warga Diminta Pakai Rute Alternatif
- 5 Novel Sejarah untuk Menelusuri Jejak G30S/PKI, Jangan Lupakan Masa Lalu!
Pilihan
-
Bayi Dua Hari Ditinggalkan dalam Kardus, Tangisnya Bongkar Misteri di Depan Rumah Warga
-
Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia
-
Dramatis! Ubed Persembahkan Medali Emas Asian Games 2026 untuk Indonesia
-
Massa Buruh Mulai Padati Thamrin, Andi Gani Pimpin Langsung Aksi Tuntut Keadilan RUU Ketenagakerjaan
-
Bawa Kentongan Hingga Kenakan Topi Caping, Massa Hari Tani Nasional Mulai Padati Depan Gedung DPR
Terkini
-
Demi Penuhi Standar, Kendal Tornado FC Bantu Lampu Stadion Sriwedari Rp 1 Miliar
-
Termasuk di Wonogiri, Bayer Panen Raya di 4 Daerah, Produktivitas Jagung Didorong Naik
-
Jokowi Tetap Yakin PSI Tembus Senayan 2029 Meski Ambang Batas Bisa Naik
-
Jokowi Buka-bukaan soal Riwayat Sekolah Gibran di Singapura: Masak Disuruh Ikut Paket C Lagi!
-
Bagus Mahendra, Korban Kapal Virgo Transport 8 Asal Klaten Dimakamkan Tepat di Hari Pernikahan Kakak