SuaraSurakarta.id - Guru dan siswa terus didorong meningkatkan literasi sekolah.
Untuk itu, perusahaan perintis yang bergerak di bidang pendidikan, Nyalanesia, menggandeng sejumlah pemerintah daerah di Indonesia memberikan pendampingan literasi sekolah yang diikuti, baik guru maupun siswa.
Founder Nyalanesia Lenang Manggala, mengatakan pada Festival Literasi Nasional (FLN) 2024 yang diselenggarakan selama tiga hari, 26-28 April 2024, juga dilakukan penandatangan kerja sama dengan tiga pemda.
"Kami melakukan penandatanganan kerja sama dengan Dinas Pendidikan Maros, Dinas Pendidikan Kebumen, dan Dinas Pendidikan Berau," kata Lenang dilansir dari ANTARA, Sabtu (27/4/2023).
Baca Juga: Kronologi Gus Karim Guru Ngaji Presiden Jokowi Sesak Nafas dan Dilarikan ke Rumah Sakit
Lenang memaparkan, tujuan kerja sama tersebut untuk pengembangan literasi antarlembaga.
"Jadi kami mendampingi sekolah-sekolah di kabupaten-kabupaten tersebut untuk pelatihan literasi baca tulis, digital, menulis karya. Kemudian diterbitkan menjadi buku," jelas dia.
Ia mengatakan dari program serupa yang dilakukan pada tahun lalu, 83.000 guru dan siswa berhasil menerbitkan buku. Buku yang berhasil mereka terbitkan ini ada yang berisi tentang puisi, artikel, dan cerpen.
"Kalau guru lebih ke soal penelitian. Tahun ini target kami ada 123.000 guru dan siswa yang mampu menerbitkan buku usai mengikuti program ini," paparnya.
Ketua Pelaksana FLN 2024 Imam Subchan mengatakan program FLN memfasilitasi siswa dan guru untuk menerbitkan buku, mendapatkan pelatihan dan sertifikasi kompetensi, serta akses pada program-program apresiasi.
Baca Juga: Guru Ngaji Jokowi Masuk Rumat Sakit Usai Sesak Nafas, Gibran Pantau Terus Kondisinya
"Program literasi dan peningkatan kompetensi, platform terintegrasi, dan pengembangan komunitas berbasis sharing economy adalah tiga pilar yang menjadi fondasi bagi ekosistem Nyalanesia," katanya.
Berita Terkait
-
Pasar Literasi Jogja 2025: Memupuk Literasi, Menyemai Budaya Membaca
-
Dari Ruang Kelas ke Panggung Politik: Peran Taman Siswa dalam Membentuk Identitas Bangsa
-
Menelisik Sosok Ki Hajar Dewantara, Pendidikan sebagai Senjata Perlawanan
-
Kak Seto Ungkap Pemicu Siswa SMA Sodomi 16 Anak di Pinrang: karena Tekanan yang Selalu Berat
-
Taman Siswa: Jejak Perjuangan yang Tak Pernah Padam
Terpopuler
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Pemain Keturunan Indonesia Statusnya Berubah Jadi WNI, Miliki Prestasi Mentereng
- Pemain Keturunan Indonesia Bikin Malu Raksasa Liga Jepang, Bakal Dipanggil Kluivert?
- Jika Lolos Babak Keempat, Timnas Indonesia Tak Bisa Jadi Tuan Rumah
- Ryan Flamingo Kasih Kode Keras Gabung Timnas Indonesia
Pilihan
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
-
Ranking FIFA Terbaru: Timnas Indonesia Meroket, Malaysia Semakin Ketinggalan
-
Duel Kevin Diks vs Laurin Ulrich, Pemain Keturunan Indonesia di Bundesliga
-
Daftar Lengkap 180 Negara Perang Dagang Trump, Indonesia Kena Tarif 32 Persen
-
Detik-detik Jose Mourinho Remas Hidung Pelatih Galatasaray: Tito Vilanova Jilid II
Terkini
-
Cek Pos Pam Ops Ketupat Candi, Kapolresta Solo Pastikan Pengamanan Arus Balik Lancar
-
Sambangi Lokasi Banjir di Sambirejo, Wali Kota Solo Siapan Berbagai Penanganan
-
Terendam Banjir, Underpass Simpang Joglo Solo Ditutup Total
-
Sempat Tak Percaya, Ini Momen Bima Arya Kaget Ada Wisata Jokowi di Solo
-
25 Kepala Daerah Ikuti Retret Gelombang Kedua, Ini Kata Wamendagri