SuaraSurakarta.id - Kasus pembunuhan seorang wanita menggemparkan warga Desa Randusari, Kecamatan Slogohimo, Kabupaten Wonogiri.
Korban diketahui berinisial K (28) tewas dibunuh dan dibakar. Ironisnya, jasadnya dimakamkan di tanah pekarangan bagian belakang milik pria S (44).
Melansir Suarabaru.id--jaringan Suara.com, Rabu (24/4/2024), polisi telah menahan S sebagai tersangkanya, untuk menjalani pemeriksaan atas kasus pembunuhan yang dilakukan terhadap K.
Kapolres Wonogiri AKBP Andi M Indra Waspada Amirullah, menjelaskan, Tim Polres Wonogiri bersama Posek Slogohimo, berhasil menemukan kerangka jenazah seorang perempuan K (28). Saat diangkat dari liang kuburnya, petugas Inafis Polres Wonogiri menemukan ada bekas luka bakar.
Baca Juga: Dugaan Pembunuhan Wanita di Polokarto, Kapolres Sukoharjo Buka Suara
Lokasi kubur Ny K berada di Dusun Kembang, Desa Setren, Kecamatan Slogohimo, Kabupaten Wonogiri. Penemuan kerangka jenazah korban, berlangsung Senin (22/4/2024), setelah polisi melakukan serangkaian penyelidikan.
Itu dilakukan, menyusul setelah Ny K dilaporkan hilang sejak Tanggal 26 Maret 2024 lalu dan dilaporkan ke Polsek Slogohimo Tanggal 28 Maret 2024.
Kasi Humas Polres Wonogiri AKP Anom Prabowo, menyatakan, dalam melakukan peninjauan ke TKP penemuan kerangka jenazah dan ke rumah korban, Kapolres didampingi Wakapolres Kompol Heru Sanusi bersama para Pejabat Utama (PJU) Polres Wonogiri dan dari Polsek Slogohimo.
Saat mendatangi rumah korban, di Desa Randusari, Kecamatan Slogohimo, Kabupaten Wonogiri, Kapolres juga menyampaikan perkembangan penanganan kasusnya kepada orang tua korban. Untuk tersangka S, dijerat dengan Pasal 338 KUH Pidana dengan ancaman hukuman pidana penjara 15 Tahun.
Dari pemeriksaan yang dilakukan petugas, tersangka S alias B, mengaku telah membekap korban dengan handuk sampai meninggal. Selanjutnya, mayat Ny K dibakar dan sisa jasadnya dikuburkan di tanah pekarangan bagian belakang.
Baca Juga: Update Penemuan Mayat di Sukoharjo, Motor hingga THR Korban Raib?
Tersangka melakukan perbuatan setega itu, karena emosi setelah disiram air panas oleh korban. Ini terjadi, setelah keduanya terlibat cekcok. Terungkap dalam pemeriksaan, korban berstatus janda dan menjalin hubungan kisah-kasih dengan tersangka yang berstatus duda.
Tapi, korban menyampaikan niatnya untuk memutuskan hubungan cintanya secara sepihak. Karena Ny K akan kembali baikan dengan mantan suaminya. Ini yang awalnya memicu terjadinya cekcok, karena tersangka tidak menyetujuinya.
Berita Terkait
-
Tim Kuasa Hukum Juwita Minta Penyidik Lakukan Tes DNA Guna Mengetahui Sperma di Rahim Jenazah
-
Kronologi Pemerkosaan Jurnalis Juwita Sebelum Dibunuh, Terduga Pelaku Anggota TNI AL
-
Daihatsu Xenia Jadi Barang Bukti Pembunuhan Wartawan di Banjarbaru
-
Femisida Intim di Balik Pembunuhan Jurnalis Juwita oleh Anggota TNI AL
-
Pembunuhan Jurnalis Juwita: Denpom AL Balikpapan Bergerak Cepat, Motif Pembunuhan Masih Misteri
Terpopuler
- Kode Redeem FF 2 April 2025: SG2 Gurun Pasir Menantimu, Jangan Sampai Kehabisan
- Ruben Onsu Pamer Lebaran Bareng Keluarga Baru usai Mualaf, Siapa Mereka?
- Aib Sepak Bola China: Pemerintah Intervensi hingga Korupsi, Timnas Indonesia Bisa Menang
- Suzuki Smash 2025, Legenda Bangkit, Desain Makin Apik
- Rizky Ridho Pilih 4 Klub Liga Eropa, Mana yang Cocok?
Pilihan
-
Demi Jay Idzes Merapat ke Bologna, Legenda Italia Turun Gunung
-
Misi Mathew Baker di Piala Asia U-17 2025: Demi Negara Ibu Tercinta
-
Dear Timnas Indonesia U-17! Awas Korsel Punya Dendam 23 Tahun
-
Piala Asia U-17: Timnas Indonesia U-17 Dilumat Korsel Tanpa Ampun
-
Media Korsel: Hai Timnas Indonesia U-17, Kami Pernah Bantai Kalian 9-0
Terkini
-
Tewaskan Bocah 12 Tahun, Ini Kronologi Pohon Tumbang di Bumi Sekipan Tawangmangu
-
Lebaran Kelabu: Pohon Tumbang di Bumi Sekipan Tawangmangu, Bocah 12 Tahun Meninggal Dunia
-
Cek Pos Pam Ops Ketupat Candi, Kapolresta Solo Pastikan Pengamanan Arus Balik Lancar
-
Sambangi Lokasi Banjir di Sambirejo, Wali Kota Solo Siapan Berbagai Penanganan
-
Terendam Banjir, Underpass Simpang Joglo Solo Ditutup Total