Scroll untuk membaca artikel
Ronald Seger Prabowo
Kamis, 07 Maret 2024 | 15:15 WIB
Driver ojol, Mukti Junianto yang lolos masuk DPRD Solo. (Suara.com/Ari Welianto)

Selama masuk masa kampanye, untuk aktivitas sebagai driver ojol berhenti total. Karena fokus untuk kampanye ke masyarakat.

"Pas kampanye berhenti fokus kampanye turun ke masyarakat blusukan. Itu hampir tiap hari dari pagi sampai malam, istilahnya silahturahmi," ucapnya.

Saat kampanye, Mukti harus menggadaikan sejumlah aset pribadinya untuk biaya kampanye. 

Pengorbanannya pun tidak sia-sia, karena akhirnya berhasil mewujudkan keinginannya untuk duduk di kursi legislatif.

Baca Juga: Dua Demo Terjadi di Kota Solo, Setelah Tuntut Pemakzulan Presiden Jokowi Muncul Aksi Bela KPU

"Pokoknya saya nothing to lose. Gas terus pokoknya," ujar Mukti.

Selama jadi driver ojol, mangkalnya di sekitar kampus UMS. Setiap pagi pasti sering dapat order seperti mengantar ke daerah Blulukan atau Manahan.

"Jadi ojol belum bisa jadikan untuk keperluan sehari-hari. Tiap narik itu dapat sekitar Rp 25.000 tiap 3-4 jam, kadang juga lebih," imbuh dia.

Setelah Pemilu selesai rencana akan aktif lagi sebagai driver ojol. Ini sambil menunggu penetapan dan pelantikan sebagai anggota DPRD.

"Rencana mau aktif lagi. Ya, waktu-waktu dekat ini," kata bapak tiga putra ini.

Baca Juga: 3 Putranya Lolos Anggota DPRD, Mantan Bupati Sukoharjo: Didikan Hambalang, Kawah Candradimuka!

Saat maju caleg dan resign dari ATMI, ia sempat dapat wejangan dari keluarga agar dipikirkan lagi. Mereka menyebut kalau politik itu kejam, apalagi orang baru yang terjun di politik.

Load More