SuaraSurakarta.id - Diskusi Publik bersama Forum Petani Pantura Tegal paham demokrasi digelar Alumni Muda dan Akademisi Universitas Diponegoro (UNDIP), Universitas Negeri Semarang (UNNES), dan Universitas Negeri Sebelas Maret (UNS) yang tergabung dalam relawan Pena Mas Ganjar di Gedung Joglo Putri Kelurahan Sumber, Kecamatan Banjarsari, Kota Solo, Jumat (9/2/2024).
Dalam diskusi ini, menunjukkan Ganjar-Mahfud sebagai pemimpin yang dianggap memiliki integritas untuk memajukan Indonesia.
Reza Abdurrakhman Koordinator Pusat Relawan Pena Mas Ganjar menyoroti isu-isu yang relevan dengan kesejahteraan petani dan memberikan solusi konkret. Sehingga pemahaman demokrasi yang diberikan menetapkan Ganjar-Mahfud sebagai pemimpin masa depan.
"Kita melihat track recordnya pak Ganjar dan pak Mahfud luar biasa, tidak ada pengalaman yang mencederai hukum dan hak asasi manusia. Jadi benar-benar berintegritas pengalamannya, kemudian prestasinya menjawab itu semua," kata Reza.
Reza menyampaikan adanya diskusi publik untuk mencerdaskan petani bahwa prosesnya Pemilu itu harus benar, adil, tidak ada yang mencederai secara etika dan hukum. Dengan demikian Forum Petani Solo Raya Jaha Demokrasi dibina secara langsung oleh Pena Mas Ganjar.
"Kita dari ranah akademisi memastikan bahwa para petani juga paham demokrasi. Makanya kami datang untuk menjelaskan proses demokrasi yang baik seperti apa," ujar Reza.
Sementara itu, Tirto sebagai Pemerhati Pertanian meyakini Ganjar-Mahfud akan membawa perbaikan kehidupan bagi petani, di mana kesulitan-kesulitannya berkaitan tentang subsidi pupuk.
"Pak Ganjar selama menjabat sebagai gubernur 2 periode mampu membawa Jawa Tengah sebagai salah satu lumbung pangan nasional dan itu adalah bukti kerja nyata," jelas Tirto.
Dalam kesempatan ini, relawan membangun momentum positif sekaligus memperkuat dukungan Ganjar Pranowo-Mahfud MD yang lebih luas kepada masyarakat petani di Kota Surakarta.
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Cerita Pedagang yang Tiba-tiba Naik ke Desil 10, Kaget dan Tak Terima Bantuan Lagi
-
Sampah Pasar Malam Sekaten Menumpuk di Alun-alun Kidul Keraton Solo
-
Tuntas Direnovasi, 10 Warga Wonogiri Kini Dapatkan Rumah Sederhana Layak Huni
-
BRI Raih Bakti Koperasi Pradana Nayaka, Tegaskan Komitmen Ekonomi Kerakyatan
-
Konflik Keraton Solo: Berebut Gamelan Sekaten Berujung Laporan Polisi, Abdi Dalem Ngaku Dikeroyok