SuaraSurakarta.id - Merayakan Tahun Baru Imlek di Solo tidak lengkap rasanya tanpa mencicipi kuliner khas Imlek di kota tersebut.
Berikut ini sejumlah informasi mengenai kuliner khas Imlek yang ada di Kota Solo.
Terdapat sejumlah kuliner menarik yang bisa dicicipi saat Imlek di Solo.
Berbagai kuliner ini pastinya bisa menambah keseruan untuk merayakan Tahun Baru Imlek 2024 atau Tahun Naga Kayu di Kota Budaya tersebut. Berikut ini 4 kuliner khas yang bisa dinikmati.
Baca Juga: Kisah Panjang Klenteng Tien Kok Sie: Klenteng Tertua di Indonesia yang Ada di Solo
Kue Keranjang
Kue keranjang atau nian gao adalah kue wajib yang selalu hadir di momen Imlek. Kue ini terbuat dari tepung beras ketan dan gula merah yang dimasak dengan cara dikukus. Bentuknya yang bulat melambangkan keharmonisan dan kesatuan keluarga.
Kue Moho
Kue moho adalah kue tradisional khas Solo yang terbuat dari tepung beras dan santan. Kue ini memiliki tekstur yang lembut dan rasa yang manis gurih. Kue moho biasanya disajikan sebagai pelengkap sesajen saat Imlek.
Lontong Cap Gomeh
Baca Juga: Sejarah Lampion Pasar Gede, Tradisi Imlek dan Wisata Tahunan di Kota Solo
Lontong Cap Go Meh adalah hidangan khas Solo yang biasanya dinikmati saat perayaan Cap Go Meh. Hidangan ini terdiri dari lontong, opor ayam, sayur lodeh, telur pindang, dan sambal goreng ati. Lontong Cap Go Meh melambangkan keberagaman dan persatuan dalam tradisi Tionghoa.
Mie Kopyok
Mi kopyok adalah hidangan mi khas Solo yang terbuat dari mi kuning, taoge, kol, dan disiram dengan kuah kacang yang gurih.
Hidangan ini biasanya disajikan dengan kerupuk gendar dan irisan jeruk nipis. Mi kopyok melambangkan panjang umur dan rezeki yang berlimpah.
Selain 4 kuliner di atas, masih banyak lagi hidangan khas Imlek yang bisa Anda temukan di Kota Solo. Mencicipi kuliner khas Imlek adalah salah satu cara terbaik untuk merasakan kemeriahan dan kehangatan perayaan Imlek di kota budaya ini.
Kontributor : Dinar Oktarini
Berita Terkait
-
Sejarah Cap Go Meh, Tradisi 2000 Tahun dari Ritual Kuno Hingga Festival Lampion
-
Semarak Perayaan Pawai Cap Go Meh di Pecinan Glodok
-
Intip Nasib Shio Ayam, Kerbau, dan Tikus yang Dibilang Gibran Paling Beruntung di 2025, Apa Benar?
-
Meriahkan Penutupan Imlek 2025 Bersama Nasabah di Jakarta, Bank Mandiri Perkuat Layanan dan Inovasi Digital
-
Tak Hanya Komitmen Jaga Keberagaman Umat, Untar Ingin Berikan Kontribusi dan Melangkah Maju di Dunia Pendidikan
Terpopuler
- Kode Redeem FF 2 April 2025: SG2 Gurun Pasir Menantimu, Jangan Sampai Kehabisan
- Ruben Onsu Pamer Lebaran Bareng Keluarga Baru usai Mualaf, Siapa Mereka?
- Aib Sepak Bola China: Pemerintah Intervensi hingga Korupsi, Timnas Indonesia Bisa Menang
- Suzuki Smash 2025, Legenda Bangkit, Desain Makin Apik
- Rizky Ridho Pilih 4 Klub Liga Eropa, Mana yang Cocok?
Pilihan
-
Demi Jay Idzes Merapat ke Bologna, Legenda Italia Turun Gunung
-
Misi Mathew Baker di Piala Asia U-17 2025: Demi Negara Ibu Tercinta
-
Dear Timnas Indonesia U-17! Awas Korsel Punya Dendam 23 Tahun
-
Piala Asia U-17: Timnas Indonesia U-17 Dilumat Korsel Tanpa Ampun
-
Media Korsel: Hai Timnas Indonesia U-17, Kami Pernah Bantai Kalian 9-0
Terkini
-
Tewaskan Bocah 12 Tahun, Ini Kronologi Pohon Tumbang di Bumi Sekipan Tawangmangu
-
Lebaran Kelabu: Pohon Tumbang di Bumi Sekipan Tawangmangu, Bocah 12 Tahun Meninggal Dunia
-
Cek Pos Pam Ops Ketupat Candi, Kapolresta Solo Pastikan Pengamanan Arus Balik Lancar
-
Sambangi Lokasi Banjir di Sambirejo, Wali Kota Solo Siapan Berbagai Penanganan
-
Terendam Banjir, Underpass Simpang Joglo Solo Ditutup Total