SuaraSurakarta.id - Mantan lurah se-Kabupaten Sragen menyatakan dukungan kepada pasangan Prabowo-Gibran pada Pilpres 2024 mendatang.
Dukungan itu diberikan sekaligus dalam acara pembagian 10.000 karung beras oleh Tim Kampanye Nasional (TKN) kepada petani di wilayah Gemolong, Kabupaten Sragen, Selasa (9/1/2024).
Wakil Ketua TKN, Condro Kirono mengatakan, untuk tahap awal akan dibagikan sebanyak 2.000 karung beras untuk para petani. Nantinya, pihaknya akan mengirimkan sisanya untuk disalurkan kepada para petani.
"Tahap awal ini 2.000 karung dulu. Masih ada 8.000 karung beras yang nantinya akan kami salurkan kepada para petani," kata Condro Kirono.
Mantan Kapolda Jateng itu memaparkan, karung beras dengan kapasitas 100 kilogram yang dibagikan tersebut sangat dibutuhkan oleh petani.
Biasanya, karung tersebut digunakan untuk menampung padi hasil panen. Terlebih, saat ini menjelang musim panen. Sehingga, dengan pemberian bantuan tersebut tentunya akan meringankan beban mereka.
"Mereka juga beli (karung beras) saat panen. Ini memang sederhana, namun sangat bermanfaat bagi petani. Mereka sangat membutuhkan," ujarnya.
Kantong beras itu, bergambar Prabowo-Gibran dengan tagline Bersama Indonesia Maju. Disertai dengan nomor urut 2 sesuai dengan nomor urut Paslon Capres-Cawapres tersebut.
Dalam kesempatan itu, Condro juga menyinggung terkait ketersediaan pupuk di tingkat petani. Pihaknya menjamin, akan ketersediaan pupuk di tingkat petani. Selain itu, juga dijamin kemudahan untuk mendapatkan pupuk guna meningkatkan produksi panen.
Baca Juga: Cukur Rambut hingga Perawatan Wajah Sebelum Debat Capres, Gibran Jadi Sorotan Netizen
"Memang, kemarin kuota pupuk sudah ditetapkan. Namun, juga melihat dengan dinamika di lapangan. Sehingga, Pak Presiden menyampaikan ada penambahan subsidi karena masih adanya kekurangan. Selain itu, jika nantinya sudah terdistribusi di tingkat petani, pengambilannya juga mudah. Cukup menggunakan KTP saja," ujarnya.
Dalam kegiatan yang dihadiri sekitar 600an orang ini, kata Condro, mereka akan terus bergerak di tingkat akar rumput dalam pemenangan Prabowo-Gibran. Sosialisasi di tingkat masyarakat khususnya petani juga terus digencarkan melalui program-program yang diusung Paslon nomor urut 2 tersebut.
"Mantan lurah dan relawan ini akan terus bergerak dengan mengajak warga lainnya untuk memilih Prabowo-Gibran. Program dari beliau Presiden Jokowi telah membawa kebermanfaatan. Nantinya, akan disempurnakan lagi untuk membawa kesejahteraan masyarakat," kata Condro.
Sementara itu, Koordinator lurah dan relawan se-Kabupaten Sragen, Sutrisno mengatakan, keinginan petani tidak muluk-muluk. Mereka hanya ingin hasil panen maksimal.
Untuk mendapatkan itu, Pemerintah diharapkan mampu memenuhi keinginan petani yakni bibit, pupuk maupun saluran irigasi.
"Dengan tercapainya itu, tentunya akan meningkatkan perekonomian di kalangan petani. Sehingga, mereka makin makmur dan dapat memenuhi kebutuhannya sehari-hari," katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- Status Terbaru Anak Purbaya: Mafia Ancam Presiden Dibalik Pemecatan Bapak, Ada Foto Raja Juli
- Update Reshuffle Kabinet Hari Ini: Menlu Sugiono Dikabarkan Diganti
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
Pilihan
-
Kabar Buruk dari Italia: Jay Idzes Cedera 30-35 Hari Absen Bela Timnas Indonesia
-
Purbaya Ogah Bicara Panjang Saat Sertijab Menkeu ke Suahasil: Terima Kasih Semua
-
Apa Salah Purbaya hingga Dipecat Lewat Panggilan Telepon?
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
Terkini
-
Sopir Truk Asal Solo Jadi Korban Kapal Virgo, Ternyata Naik Pakai KTP Saudara Kembar
-
Cerita Paman Aldo, Penumpang Kapal Virgo Transport 8, Niat Bekerja untuk Bantu Orang Tuanya
-
Kisah Ahda Dhiyaurrohman, Korban Kapal Virgo Transport 8 Asal Solo, Nekat Merantau Tanpa Restu Ortu
-
Dewi Natalia, Mantri BRI yang 14 Tahun Dampingi Pedagang dan Lawan Jerat Rentenir
-
Warung Makan Non Halal di Sukoharjo Diduga Dibakar oleh OTK