SuaraSurakarta.id - Pakar bidang estetika dan antipenuaan dari Perhimpunan Dokter Estetika Indonesia, Cynthia Jayanto, M.Biomed (AAM), mengungkapkan tren perawatan kecantikan pada 2024 menawarkan berbagai macam perawatan estetika inovatif khususnya yang berbasis teknologi.
Cynthia merinci ada dua jenis perawatan yang menjadi fokus yakni perawatan estetika regeneratif dan perawatan non-invasif dengan hasil natural dan menjunjung keunikan serta setiap individu.
"Perawatan regeneratif adalah treatment mengandalkan kemampuan alami tubuh untuk memperbaiki, meremajakan sel dan struktur yang rusak ke keadaan yang lebih sehat dan awet muda, misalnya collagen stimulator atau PRP (Platelet Rich Plasma)," kata Cynthia dilansir dari ANTARA, Minggu (7/1/2024).
Di samping itu, ada juga tren mesoterapi dengan metode invasif minimal yang digunakan untuk mengatasi masalah kulit dan meremajakan kulit, semisal filler dan botox.
"Ini akan masih menjadi perawatan populer di tahun 2024. Tak hanya kerutan, kulit kendur di area rahang juga bisa dihilangkan dengan mesoterapi," kata dia menjelaskan.
Menurut dia, bahkan perpaduan minimal invasif seperti mesoterapi dengan perawatan-perawatan berbasis teknologi bisa diterapkan untuk membuat tubuh terlihat lebih baik.
Salah satu perawatan tersebut adalah kavitasi ultrasonik yang bekerja dengan energi tinggi guna membantu mengurangi kendur dan mengencangkan kulit.
Selain itu, ada juga perawatan non-bedah seperti facelift benang dan laser misalnya laser fractional agar wajah lebih kencang, yang diprediksi semakin disukai pada 2024.
Menurut Cynthia, perawatan laser fractional memicu penyembuhan dengan membuka lubang mikroskopis di area kulit tertentu dan merupakan metode teknologi yang menjanjikan untuk menghilangkan kerutan dan bekas jerawat.
Baca Juga: Coffee Meets Beauty: Cantik Berkat Nutrisi dalam Kopi dan Riasan Ala Korea
"Kelopak mata yang kendur pun dapat diatasi dengan laser tanpa memerlukan intervensi bedah," ujar dia.
Perawatan lain yang menjadi tren pada tahun 2023 yakni membuat wajah menjadi bercahaya atau sehat dan cerah seperti facial, skin booster, DNA Salmon, laser untuk jerawat dan menghilangkan bulu, diprediksi masih tetap banyak disukai masyarakat pada 2024.
Perawatan tersebut, sambung Cynthia, masih banyak dibutuhkan oleh para penyuka kecantikan dan sudah terbukti menunjukkan hasil perubahan yang signifikan.
"Tren kecantikan dari 2023 ke 2024 akan lebih maju dan lebih aman, namun, tetap menjunjung hasil yang natural tanpa efek samping. Contohnya, transplantasi rambut dan skin booster dengan nano stem cell," dia menjelaskan.
Cynthia mencatat semakin meningkatnya kesadaran orang-orang menjaga kulit wajah dan tubuh membuat industri kecantikan sepanjang 2023 mengalami perkembangan yang pesat. Hal itu, imbuh dia, bisa terlihat dari semakin banyak orang mendatangi klinik-klinik kecantikan di dekat rumah mereka dan sejumlah perawatan menjadi tren di masyarakat.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Kulkas 1 Pintu Anti Bunga Es dan Hemat Listrik, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Tok! Panja DPR Sepakati RUU Polri: Usia Pensiun Bintara 59 Tahun, Perwira 60 Tahun
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Beda Cushion Wardah Colorfit Hijau dan Krem: Intip Harga, Kandungan, dan Manfaatnya
Pilihan
-
Haji Bolot Dikabarkan Terkena Serangan Jantung, Posisi Masih di Rumah Sakit
-
Derita Masyarakat RI Bertambah Kini Harga Pertamax Naik, Apa yang Harus Dilakukan?
-
Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
-
Namanya Terseret Isu Dugaan Korupsi BGN, Yahya Golkar: Semua Anggota Komisi IX DPR Tak Terlibat!
-
Perhatian! Harga Pertamax Naik Jadi Rp 16.250/Liter
Terkini
-
Potensi Memanas, Kawat Berduri Terpasang di Pagar Keraton Solo Jelang Kirab Pusaka Malam 1 Suro
-
Tiga Pekerja Kandang Ayam di Gladagsari Diduga Keracunan Gas Briket, Polisi Lakukan Penyelidikan
-
Viral di Medsos, Terduga Pelaku Aksi Pocong di Jebres Diamankan Polresta Solo
-
Duh! 20 SPPG di Solo Berhenti Beroperasi Gara-gara Dana Tak Cair
-
Potensi Bentrokan, Kubu PB XIV Purboyo Minta Tak Ada Acara Tandingan Kirab Pusaka Malam 1 Suro