"Bagi saya Pak Prabowo itu orangnya terbuka, visioner, dan merakyat," kata Koordinator Deklarasi Mahasiswa dan Aktivis Jatim, Saifurrahman.
Dukungan ini didasarkan pada citra Prabowo dan Gibran sebagai pasangan dengan pemimpin visioner dan berjiwa muda.
Hal ini menjadi salah satu faktor kunci dalam mendapatkan banyak dukungan, terutama dari kalangan pemuda. Mereka dikenal memiliki sifat terbuka dan visi yang luas, dengan Prabowo diakui sebagai gaya Kepemimpinan visioner dan merakyat, sementara Gibran dikenal karena pemikirannya yang progresif.
Aksi nyata Prabowo, seperti meresmikan 16 titik air bersih di Banyumas, menunjukkan kedekatannya dengan masyarakat, sementara Gibran berhasil meningkatkan perekonomian Solo secara signifikan, menandakan pertumbuhan ekonomi yang kuat di Surakarta.
Dengan rekam jejak yang mengesankan ini, Prabowo dan Gibran dianggap memiliki potensi untuk membawa Indonesia menuju masa depan yang lebih maju, sesuai dengan visi Indonesia Emas 2045.
Dukungan dari kalangan mahasiswa dan aktivis dari berbagai universitas ternama di Jawa Timur juga menambah kekuatan politik pasangan ini.
Dengan dukungan yang terus tumbuh, terutama dari kaum muda di Jawa Timur, pasangan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka menunjukkan potensi yang kuat dalam Pilpres 2024.
"Mereka membawa energi dan gaya kepemimpinan visioner yang diharapkan dapat membawa perubahan positif bagi Indonesia di masa depan," paparnya.
Baca Juga: TKN Prabowo-Gibran Sebut Isu Kekerasan Perempuan dan Anak Jadi Prioritas, Apa Programnya?
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- Sunscreen Apa yang Bisa Memudarkan Flek Hitam di Wajah? Ini 9 Rekomendasi Terbaiknya
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Diwarnai Ketegangan Dua Kubu, Ribuan Warga Tetap Rebutan Telur Asin & Janur di Sekaten Solo
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
BRI Peduli Perkuat Penanganan Gempa NTT, Bangun Posko Logistik dan Dapur Umum
-
Dari UMKM hingga Pekerja Migran, Ini 8 Kontribusi BRI untuk Indonesia
-
Hujan Uang di Klaten! Pengunjung Rebutan Segepok Rupiah dari Atas Flying Fox