SuaraSurakarta.id - Tokoh ulama kondang Habib Syech bin Abdul Qodir Assegaf mewanti-wanti para calon rakyat yang hendak maju pada pemilihan legislatif 2024 mendatang.
Habib Syech menegaskan wakil rakyat jangan sampai lupa dengan apa yang telah dijanjikan saat sudah terpilih dan duduk sebagai anggota legislatif.
"Kalau jadi nanti, jangan ngapusi rakyat. Ojo nyulayani masyarakat. Bekerjalah, sesuai dengan apa yang diamanahkan. Jangan lupa," pesan Habib Syech di depan puluhan ribu jamaahnya dalam peringatan Hari Santri yang diadakan di De Tjolomadoe, Kabupaten Karanganyar, Selasa (24/10/2023).
Dalam kegiatan tersebut, nampak Menteri Perdagangan, Zulkifli Hasan dan Caleg dari Partai Amanat Nasioal (PAN), Muhammad Hatta. Serta, Ketua DPD PAN Kota Solo, Achmad Sapari.
Dalam kesempatan itu, Habib Syech juga berdoa untuk saudara muslim di Palestina yang saat ini tengah mendapat cobaan dari Zionis Israel.
"Mari, kita doakan saudara kita yang ada di Palestina. Semoga, mereka kuat menghadapi cobaan yang mereka hadapi saat ini dihadapi," kata Habib Syech.
Sementara itu, Muhammad Hatta yang hadir dalam kegiatan itu mengatakan, sesuai pesan yang disampaikan Habib Syech, dirinya akan bekerja sesuai dengan amanah rakyat.
"Kalau kami dari Partai PAN, namanya juga amanat. Jangan sampai berkhianat. Termasuk saya, jika terpilih nanti," ungkapnya.
Disinggung mengenai kondisi Palestina yang saat ini tengah berkecamuk, dirinya mengajak agar masyarakat turut mendoakan saudara muslim disana.
Baca Juga: Cuek Diadukan ke KPU, Vicky Prasetyo Tetap Gencar Kampanye di Medsos
"Kita doakan bersama, agar saudara kita disana tetap tabah menghadapi cobaan berat saat ini," katanya.
Kegiatan itu dihadiri sebanyak 25 ribu masyarakat. Mereka telah menunggu kehadiran ulama kondang asal Pasar Kliwon, Kota Solo itu sejak pukul 18.00 WIB.
Rencananya, Walikota Solo, Gibran Rakabuming Raka dijadwalkan menghadiri kegiatan tersebut. Namun, hingga acara selesai putra sulung Presiden Joko Widodo (Jokowi) itu juga tidak nampak di lokasi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
Terkini
-
BRI Genjot Transformasi Digital, Merchant Berkembang dan Transaksi QRIS Melesat
-
BRI Peduli Ajak Kelompok Tani di Jawa Barat Tanam 24.000 Mangrove
-
Tahir Solo Museum Resmi Dibuka, Ada Fosil Dinosaurus 20 Meter!
-
Riset Economist Enterprise: Integrasi Self-Care ke Sistem Kesehatan Perlu Diperkuat
-
Wisata Candi Plaosan Kian Bergeliat, UMKM Desa Bugisan Raup Kenaikan Pendapatan 31 Persen