SuaraSurakarta.id - Bagi masyarakat Kota Solo dan sekitarnya, tentu sudah tak asing lagi dengan pabrik tekstil bernama PT Sri Rejeki Isman Tbk atau Sritex.
Pabrik tekstil terbesar di Jawa Tengah yang berada di Jalan KH Samanhudi Nomor 88, Dukuh Ngemplak, Desa Jetis, Kecamatan/Kabupaten Sukoharjo itu memiliki sekitar 50.000 karyawan.
Tak pelak, pabrik yang hanya sekitar 30 menit dari Kota Solo itu pernah menjadi pabrik tekstil terbesar se-Asia Tenggara.
Melansir Jatengnews.id--jaringan Suara.com, perusahaan tekstil dan garmen ini didirikan pada tahun 1966 oleh H.M. Lukminto yang pada awalnya merupakan perusahaan perdagangan tradisional di Pasar Klewer, Solo.
Sritex berhasil menjadi produsen seragam militer NATO dan tentara Jerman pada tahun 1994. Hingga pada 2013, PT Sri Rejeki Isman Tbk secara resmi terdaftar sahamnya di Bursa Efek Indonesia.
Pabrik ini berdiri di tanah seluas 79 hektar dan mempekerjakan 50.000 orang. Secara keseluruhan, Sritex memiliki 27 pabrik benang (spinning), 5 pabrik greige (tenun).
Kemudian ada 5 pabrik kain celup dan finishing (pencelupan-printing-finishing), dan 11 pabrik seragam dan fashion (Garmen).
Dengan besarnya pabrik dan banyaknya pekerja yang dimiliki, Sritex pernah jadi pabrik tekstil terbesar se-Asia Tenggara.
Baca Juga: Aksi Lucu Jan Ethes Tanding Basket di GOR Sritex Arena, Mau Masukkan Bola ke Keranjang Tim Sendiri
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
- Danantara Sumberdaya Indonesia Batal Beroperasi Penuh, Pemerintah Mundurkan Skema Ekspor SDA di 2027
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
Pilihan
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
Terkini
-
Marak Teror Pocong Viral di Media Sosial, Polresta Solo Imbau Warga Tetap Waspada
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
-
Warga Solo Merapat! Grebeg Besar Karaton Kasunanan Surakarta Sambil Cek Kesehatan Gratis
-
Patroli Gabungan Malam Takbiran, 27 Motor Berknalpot Brong Diamankan di Joglo Solo
-
Pengembangan Kasus Gatsu: Pelaku RAT Ternyata Juga Beraksi di Pasar Kliwon hingga Solo Baru