SuaraSurakarta.id - Sumarno alias Pak Sumar, pedagang wedangan yang menjadi korban tabrak lari di Jalan Yos Sudarso, Serengan, Solo, Minggu (3/9/2023) pagi akhirnya meninggal dunia.
Korban sempat menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit dr Moewardi Solo. Namun nyawanya tak tertolong dan menghembuskan nafas terakhir.
"Iya mas meninggal dunia semalam di rumah sakit sekita jam 11 malam. Dimakamkan siang ini," kata salah satu kerabat, Supriadi kepada Suarasurakarta.id, Jumat (8/9/2023) pagi.
Dari pengumuman lelayu yang didapatkan, korban rencananya dimakamkan di TPU Daksinoloyo, Danyung, Jumat (8/9/2023) pukul 13.30 WIB.
"Ini keluarga sudah berkumpul di ruman," jelasnya.
Sementara dari informasi yang dihimpun, kecelakaan terjadi sekitar pukul 05.45 WIB.
Saat itu, korban yang mengendarai sepeda motor berjalan dari arah selatan ke utara. Sementara penabrak juga datang dari arah yang sama.
Diduga kehilangan konsentrasi, pemobil yang belum diketahui identitasnya itu melaju kencang hingga menabrak korban dan meninggalkan lokasi kejadian. Akibat kecelakaan tersebut, korban mengalami luka di bagian kepala.
Sementara Kasatlantas Polresta Solo, Kompol Agung Yudiawan usai kecelakaan itu membenarkan kejadian tersebut telah memeriksa sejumlah saksi. "Sudah kami tindak lanjuti dengan meminta keterangna saksi dan cek CCTV," paparnya.
Berita Terkait
Terpopuler
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
Pendidikan Asrama Gratis: Siswa Makan 3 Kali Sehari, Punya Tempat Tidur hingga Tumbler
-
Melalui Sekolah Rakyat, Anak Pedagang Cilok di Boyolali Punya Harapan Baru
-
Sekolah Rakyat Selamatkan Anak Yatim Sejak Bayi: Sempat Putus Sekolah, Hobi Tawuran
-
Berkat MBG, Pembudidaya Ikan Semangat Bekerja: Karena Pasti Laku!
-
Anak Orangtua Difabel Peroleh Pendidikan Gratis di Sekolah Rakyat: Dapat Makanan dan Pakaian