SuaraSurakarta.id - Badan Pengawas Pemilihan Umum atau Bawaslu mendalami kegiatan Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka saat menempelkan stiker bergambar bacapres Ganjar Pranowo dan Presiden Jokowi di rumah beberapa waktu lalu.
Gibran pun menanggapi tidak masalah jika Bawaslu akan mendalaminya. Bahkan siap jika nantinya Bawaslu akan memanggil terkait masalah itu.
"Ya, silahkan didalami," terang Gibran saat ditemui, Senin (28/8/2023) sore.
Gibran menegaskan siap menerima sanksi kalau ada yang salah pada kegiatan penempelan stiker di rumah warga.
Biar Bawaslu yang memutuskan apakah kegiatan itu termasuk melanggar atau tidak.
"Saya mendapatkan sanksi kalau ada yang salah. Itu yang memutuskan biar Bawaslu saja," kata putra sulung Presiden Jokowi ini.
Ketika ditanya apakah sudah dimintai konfirmasi atau keterangan dari Bawaslu, Gibran mengaku belum.
"(Sudah ditanya Bawaslu?) Belum," ungkapnya.
Gibran pun tidak memberikan pembelaan terkait masalah itu. "Kapan saya memberikan pembelaan?. Silahkan saya tidak melakukan pembelaan, itukan yang melakukan se-Indonesia," jelas dia.
Baca Juga: Pemilu 2024: Ganjar Dukung Putusan MK, Perbolehkan Kampanye di Kampus
"Kalau salah ya salah, nggak apa-apa. Sekali lagi yang memutuskan biar Bawaslu saja," jelas dia.
Saat disinggung saat menempelkan stiker ada ajakan ke warga untuk mencoblos Capres Ganjar Pranowo. "Yo deloken videone wae," tandasnya.
Seperti diketahui, Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka menempelkan stiker bergambar bacapres Ganjar Pranowo dam Presiden Jokowi di rumah-rumah warga, 19 Agustus 2023 kemarin.
Gibran menjelaskan bahwa kegiatan itu merupakan instruksi partai dan dilakukan seluruh daerah di Indonesia.
"Semua kota melakukannya ya, di hari itu. Bukan cuma saya. (menempel stiker) saya tergantung instruksi saja, instruksinya jelas, menempel stiker," pungkas dia.
Kontributor : Ari Welianto
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
- Beredar 24 Nama Terseret Kasus BGN, Kuasa Hukum Sony Sonjaya: Nama Itu Sudah Diserahkan ke Penyidik
Pilihan
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
-
Silakan Tabrak Kami! Polisi Tantang Massa Mahasiswa UI yang Nekat ke Bundaran HI
-
Mahasiswa Belum Muncul, Begini Kondisi Terkini Bundaran HI Jelang Aksi 12 Juni
-
Harry de Fretes Bagikan Kabar Haji Bolot Meninggal, Keluarga: Hoaks, Itu Orang Kurang Kerjaan
Terkini
-
Kritik Pedas Mahasiswa untuk Pemerintah: Muak dengan Kondisi Negara, Jengkel dengan Kebijakan!
-
Sentuhan Hangat Taruna AKPOL Angkatan 60: Berbagi Ceria dan Sembako di Panti Jompo Solo
-
Penuhi Nazar, Jamaah Haji Asal Kabupaten Semarang ini Jalan Kaki dari Asrama Haji Donohudan Boyolali
-
Tingkatkan Budaya Tertib Jalanan, Satlantas Polresta Solo Sapa Komunitas Motor
-
Keraton Solo Masih Dualisme, Pura Mangkunegaran Gelar Kirab Pusaka Malam 1 Suro dengan Sederhana