SuaraSurakarta.id - Sopir bus wisata yang terbakar di Jalan Solo - Yogyakarta tepatnya di Desa Sanggung Kecamatan Gatak, Sukoharjo, Minggu (12/8/2023), Martoyo menceritakan detik-detik kejadian menegangkan tersebut.
Martoyo menjelaskan, kebakaran itu diketahui setelah sejumlah orang berteriak adanya asap dari belakang bus.
Para penumpang yang berjumlah sekitar 45 orang pun panik lalu keluar bus untuk menyelamatkan diri.
"Saya terasa ada asap yang keluar. Lalu berhenti dan saat dibuka api sudah gede," ungkap Martoyo.
Martoyo menjelaskan ini karena konsleting. Bahkan sudah merasakan beberapa meter sebelum terbakar, keluar asap di bagian belakang kanan terus berhenti dan saat dibuka api sudah besar.
Menurutnya ada penumpang penuh dan mereka panik pada keluar. Ini perjalanan dari Simo ke Gunung Kidul untuk berwisata, ada tiga bus yang membawa rombongan.
"Penumpangnya penuh, sekitar 45 orang. Ini mau ke Simo ke Gunung Kidul. Sempat panik tapi aman semua," sambung dia.
Sementara itu salah satu penumpang Ulil Fajri mengatakan sebelum kejadian itu diberi tahu sama bus belakangnya kalau keluar asap.
"Kejadiannya tidak ada yang tahu, sekitar satu hingga dua menit sebelum kejadian diberi tahu di belakang kalau ada asap terus bus berhenti dan tak berlangsung lama terbakar," ungkap dia.
Saat bus berhenti penumpang langsung turun untuk menyelamatkan diri. "Alhamdulillah, penumpang selamat dan tidak apa-apa. Sempat panik pas turun," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Peristiwa Bus Wisata Terbakar di Sukoharjo, Rombongan Hendak Piknik ke Pantai Gunung Kidul
-
Trauma dan Pilih Pulang Tidak Ikut Piknik, Ini Cerita Penumpang Bus Wisata Terbakar di Sukoharjo
-
BREAKING NEWS! Bus Wisata Bawa Rombongan Simpatisan PKS Boyolali Terbakar di Jalan Solo-Jogja, Penumpang Sempat Panik
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Bupati Kulon Progo Hapus Logo Geblek Renteng hingga Wajibkan Sekolah Pasang Foto Kepala Daerah
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Desa di Kebumen Ini Ubah Limbah Jadi Rupiah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
Pilihan
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
-
Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
Terkini
-
Tim Sparta Polresta Solo Amankan Pelaku Percobaan Curanmor, Bawa Tembakau Gorila
-
Kurir Sabu 46,79 Gram Ditangkap, Polda Jateng Amankan Pelaku di Karanganyar dan Boyolali
-
Sekjen Kemenperin Diduga Kunjungan Luar Negeri Ajak Istri, GMBI Laporkan ke Mensesneg
-
7 Fakta Kasus Ayah di Klaten Diduga Lakukan Kekerasan Seksual pada Anak Selama 14 Tahun
-
Jadwal Imsak Surakarta 23 Februari 2026, Lengkap dengan Niat Puasa Ramadan