SuaraSurakarta.id - Putra sulung Presiden Joko Widodo (Jokowi), Gibran Rakabuming Raka menjadi magnet tersendiri di Pilpres 2024 mendatang.
Apalagi jika gugatan MK terkait batas usia Capres dikabulkan, sosok yang juga Wali Kota Solo itu berpeluang diusung sebagai Cawapres.
Bagi relawan Arus Bawah Jokowi (ABJ), posisi Gibran memang menjadi sentral dan magnet di Pilpres 2024. Gibran selama ini terbilang sangat dekat dengan sosok Capres Ganjar Pranowo, Prabowo Subianto bahkan Anies Baswedan.
"Realitas politik hari ini tidak bisa dipungkiri posisi Gibran menjadi sangat sentral. Semua ketum Parpol, Kandidat Capres dan Cawapres mendekat dan akrab dengan Gibran. Kondisi ini tentu saja bukan karena dia sebagai walikota Solo dan anak Presiden tapi karena dia juga diperhitungkan sebagai sosok pemimpin muda bertalenta dan memiliki kapabilitas dan elektabilitas," ujar Michael Umbas, Ketua Umum Arus Bawah Jokowi, dalam keterangannya Kamis (10/8/2023).
Umbas menilai Gibran mampu menempatkan diri menjadi katalisator dalam pusaran politik Pilpres, tetap apa adanya dan menjadi dirinya sendiri, yakni seorang walikota muda yang sedang belajar berpolitik.
"Dia juga sama seperti pak Jokowi yang humble, diserang dan dibully bahkan disebut anak ingusan sekalipun tidak membalas dan tetap merendah," ujar Umbas.
Selain belajar dari pola kepemimpinan pak Jokowi, Gibran mampu mengkombinasikan gaya kepemimpinan khas anak muda. Citra positif Gibran terbangun dari pendekatan kepemimpinan yang akomodatif terhadap aspirasi kalangan milenial dan gen z.
Oleh karena itu, jika nanti Gibran diberi kesempatan diusung sebagai Cawapres, Umbas melihat akan bergantung pada seberapa kuat basis pemilih Gibran jika dipasangkan dengan kandidat Capres yang diusung oleh parpol.
"Nanti pada akhirnya juga akan memperhitungkan deposit elektabilitas Gibran seperti apa. Apakah mendapat dukungan pemilih yang signifikan, menjamin kemenangan pasangan capresnya atau tidak,"katanya.
Baca Juga: Yenny Wahid Dukung AHY Jadi Cawapres Anies: Saling Mendoakan
Relawan ABJ, lanjut Umbas tentu saja siap mendukung jika Gibran nanti dicalonkan sebagai Cawapres.
"Memang jika konstitusi berubah memberi peluang mas Gibran diusung sebagai Cawapres, tapi kan juga sangat bergantung pada kehendak yang bersangkutan. Lagipula kami hanya relawan, yang mengusung tentu koalisi Parpol. Jadi kita cermati saja seperti apa dinamika ke depan," tandasnya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Duh! PN Solo Tolak Gugatan Gusti Moeng Soal Nama PB XIV, Kabulkan Eksepsi Tergugat
-
BRI Dorong Remitansi PMI Jadi Modal Usaha Produktif Melalui Pelatihan Kewirausahaan di Taiwan
-
Viral, Mobil Operasional KDMP Digunakan ke Solo Paragon Mall
-
Jokowi Minta Kader PSI Ubah Cara Kerja Organisasi demi Hadapi Pemilu 2029
-
IIF Genjot Pembiayaan Infrastruktur, Nilai Komitmen Baru Tembus Rp2,5 Triliun pada Semester I 2026