SuaraSurakarta.id - Keberadaan Keraton Kasunanan Surakarta atau Keraton Solo punya peran penting dalam cangkupan nasional, termasuk pada masa perjuangan kemerdekaan.
Tak mengherankan jika terdapat beberapa tokoh keraton yang berperan penting dalam mendukung dan membantu pergerakan nasional di masa perjuangan kemerdekaan.
Tokoh-tokoh yang terlibat secara langsung untuk melakukan perjuangan kemerdekaan ini memiliki beberapa perannya masing-masing dalam setiap peristiwa yang terjadi.
Salah satunya mendiang Sri Susuhunan Pakubuwono X.
Peran Pakubuwono X dalam mendukung perjuangan kemerdekaan Indonesia dilakukan dengan cara memberikan bantuan dan mengayomi beberapa organisasi pergerakan nasional di Surakarta.
Melansir laman Surakarta.go.id, Kamis (10/8/2023), organisasi pergerakan nasional yang ada di Surakarta sendiri, meliputi Sarekat Islam dan Budi Utomo.
Kedua organisasi ini mendapatkan perhatian sendiri oleh Pakubuwono X, dimana di dalam organisasi ini terdapat para bangsawan dari Keraton Kasunanan Surakarta.
Dukungan Pakubuwono untuk kedua organisasi ini berupa fasilitas, material, dan moral.
Pada masa kepemimpinannya, Keraton Kasunanan Surakarta mencapai masa kejayaan sehingga dapat memberikan dukungan yang maksimal untuk perjuangan kemerdekaan Indonesia.
Pahlawan Nasional
Melansir dari berbagai sumber, Pakubuwono X Keraton Solo dari tahun 1893 – 1939, menjadikannya sebagai susuhunan yang paling lama memerintah dalam sejarah Surakarta.
Pakubuwana X menggantikan ayahnya, Pakubuwono IX sebagai susuhunan Surakarta ketika Pakubuwana IX meninggal pada 16 Maret 1893.
Dua minggu setelahnya Pakubuwono X resmi dilantik sebagai Susuhunan pada 30 Maret 1893.
Pakubuwono X ditetapkan sebagai pahlawan nasional Indonesia, atas jasa dan peran aktif dalam perjuangan pergerakan nasional, pelopor pembangunan sosial-ekonomi, pendidikan rakyat, pembentukan jati diri bangsa dan integrasi nasional.
Dalam pergerakan nasional, Pakubuwono X mendukung para pelopor perjuangan nasional melalui pemberian fasilitas, materi, keuangan dan moral. Selain itu, ia berperan serta membantu pergerakan Boedi Oetomo dan pendirian Sarekat Dagang Islam.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Gara-Gara Baliho Ulang Tahun Jokowi, Wali Kota Solo Diperingatkan Gerindra
-
Jokowi Siapkan Agenda Keliling Indonesia, Besok ke Lampung
-
Dapur SPPG Ketaon Boyolali Dibobol Maling, Kerugian Capai Rp21 Juta
-
Lebih dari Sekadar Lari: Soeharso Inclusive Run 2026 Rayakan Keberagaman dan Kesehatan
-
Sespri Presiden Prabowo, Rizky Irmansyah Tiba-tiba Temui Jokowi di Solo