4. Nek Ra Sabar Maburo
Unggah-ungguh atau sopan santun menjadi salah satu peraturan tak tertulis yang diamini oleh warga Solo sebagai adab ketika bersama orang lain.
Sopan santun tidak hanya saat bertemu dengan orang lain, namun juga saat berada di jalan raya.
Kalimat Nek Ra Sabar Maburo biasanya ditujukan kepada warga yang membunyikan klakson di lampu merah karena tidak sabar menunggu.
Jika sudah demikian, biasanya muncul kalimat 'Nek ra sabar maburo' yang memiliki arti kalau nggak sabar, terbang saja.
5. Wes Tegno Wae
Kalimat di atas menjadi salah satu yang biasa diucapkan seseorang yang sudah malas memberikan nasihat karena lawan bicara sering ngeyel.
Wes Tegno wae memiliki arti sudah biarkan saja.
Baca Juga: Debut Impresif Julian Schwarzer bersama Arema FC, Lakukan 11 Penyelamatan
Berita Terkait
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Grace Natalie Pamer Kaos Jokowi Berjaket PSI, Isyarat Gabung Makin Kuat
-
Jokowi Ulang Tahun ke-65, Warga Geruduk Kediaman Pribadi di Sumber Solo
-
Bulog Surakarta Optimistis Target Penyerapan Beras Tercapai Sebelum Akhir Tahun
-
Viral Peserta Pria Pakai Kebaya di Malam 1 Suro Pura Mangkunegaran Surakarta
-
Dua Residivis Curanmor Ditangkap Polresta Solo, Gasak Motor dan Ponsel Warga yang Tertidur