SuaraSurakarta.id - Elemen mahasiswa, alumni Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo, dan masyarakat yang tergabung dalam Forum Peduli UNS bakal melaporkan dugaan korupsi yang ada di UNS ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Forum Peduli UNS sudah memiliki bukti-bukti dokumen-dokumen dan temuan di lapangan adanya dugaan korupsi di lingkungan UNS. Bukti-bukti tersebut disimpan di tiga flashdisk dengan kapasitas total 85 Gigabyte.
"Kami sudah menyiapkan bukti-bukti dugaan korupsi yang dilakukan pihak kampus UNS," ujar Ketua Forum Diah Warih Anjari, Selasa (25/7/2023).
Laporan dugaan korupsi di UNS rencana akan dilakukan pekan ini. Nanti akan datang langsung ke kantor KPK untuk melaporkan dengan disertai bukti-bukti yang sudah dikumpulkan.
"Pekan ini kami laporkan," katanya.
Diah menjelaskan sudah melakukan investigasi beberapa bulan untuk mengumpulkan bukti-bukti dugaan korupsi di UNS.
"Dari hasil investigasi, defisit yang dialami UNS adalah yang terburuk sejak UNS berdiri. UNS sudah terancam bangkrut akibat adanya praktik korupsi," ungkapnya.
Tidak hanya Forum Peduli UNS saja, sebelum dua mantan petinggi Majelis Wali Amanat (MWA) UNS juga melaporkan adanya dugaan korupsi di lingkungan UNS.
Bahkan dugaan kasus korupsi juga sudah sampai ke Kejaksaan Tinggi (Kejati) Semarang.
Sementara itu Rektor UNS Jamal Wiwoho menegaskan akan tegak lurus pada hukum.
Baca Juga: Kronologi Kasus Korupsi Tambang Nikel hingga Pejabat ESDM Ditahan dan Negara Rugi Rp5,7 T
"Ya, kita tegas lurus saja pada hukum," tandas dia.
Kontributor : Ari Welianto
Berita Terkait
-
Dituding Terlibat Kasus Korupsi BTS, Siapa Sosok Adik Menkominfo Budi Arie Setiadi?
-
Target Pembangunan 4.200 BTS 4G Kelar 1 Tahun Ternyata Diragukan Sejak Awal, Tapi Tetap Jalan Karena Pimpinan
-
Pejabat BAKTI Kominfo Ngaku Tak Tahu Kiriman Duit Korupsi Rp300 Juta, Hakim Ketawa: Minum Dulu, Kering Tuh Bibir Saudara
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
Usai Aksi Warga, Wali Kota Solo Perintahkan Pemeriksaan SCMPP dan Dampak Lingkungan Putri Cempo
-
Beri Kepastian Lahan bagi Masyarakat, Kemenhut Realisasikan 3,11 Juta Hektare TORA
-
Pemerintah Puji Kinerja BRI dalam Mendorong Program 3 Juta Rumah Lewat KUR Perumahan
-
Puluhan Siswa TK Gaya Baru Solo Belajar di Atap yang Kondisinya Membahayakan
-
Viral Terduga Pencuri di Klaten Tertangkap Warga dan Diikat di Tiang Listrik