SuaraSurakarta.id - Satreskrim Polresta Solo menetapkan tujuh orang suporter Garis Keras Persis Solo ditetapkan sebagai tersangka kasus bentrokan di sejumlah titik di Kota Bengawan.
Bentrokan itu terjadi setelah laga Persis Solo menjamu Persebaya Surabaya di Stadion Manahan, Sabtu (1/7/2023) malam.
Melansir Timlo.net--jaringan Suara.com, Selasa (4/7/2023), Kapolresta Solo Kombes Pol Iwan Saktiadi menjelaskan, tak menutup kemungkinan, jumlah tersebut akan bertambah seiring dengan dilakukannya pendalaman kasus pengeroyokan tersebut.
"Jadi mereka bertujuh ini yang melakukan kasus pengeroyokan. Jeratannya 170 KUHP," kata Kombes Iwan Saktiadi.
Pihaknya akan melihat hasil dari penyidikan mendalam dari pelaku yang ditetapkan.
Soal perampasan motor, Iwan mengatakan kejadian tersebut merupakan rentetan. Kemudian sepeda motor juga sudah dikembalikan kepada pihak korban.
"Sehingga kita fokus pada penganiayaanya," ujar dia.
Soal suporter yang positif menggunakan narkotika berupa ganja dan obat penenang, pihaknya masih melakukan pemeriksaan. Pasalnya, dalam UU No. 39 tahun 2009 pelaku baru bisa diproses bila ditemukan barang bukti.
"Dia memang mengakui mengakui ganja, dibuktikan dengan hasil tes urin itu. Tetapi BB tidak bisa kita temukan. Sudah didatangi rumahnya, digeledah juga tidak ada. Jadi nanti ini muaranya lebih ke rehab," ungkapnya.
Baca Juga: Toni Firmansyah Jawab Kepercayaan Aji Santoso Kontra Persis Solo, the Next Marselino Ferdinan
Untuk kondisi korban sendiri, lanjut Iwan, hanya menjalani rawat jalan. Dimana korban hanya mengalami lebam dibagian mata kanan dan sudah berangsur pulih.
"Ini kita bicara soal korban di Solo ya. Bukan yang karanganyar. Karena nanti yang TKP karanganyar ditangani Karanganyar. Kalau yang Karanganyar parah semua," katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- 3 Rekomendasi Helm Half Face Rp200 Ribuan yang Paling Dicari Bikers, Nyaman Buat Harian
- Defisit APBN 'Cuma' 0,91 Persen, Purbaya Khawatir Kementerian-Lembaga Minta Anggaran Tambahan
- Viral Karnaval Mirip Ritual Satanisme di Pekalongan, Ada Penyembelihan Hewan dan Okultisme
- Polisi Sebut Wanita di Video Viral Biksu Thailand Mendadak Kaya Sejak Bolak Balik Masuk Kuil
Pilihan
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
-
Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
-
Ada Pelantikan di Istana Sore Ini, Pratikno Ngaku Dapat Undangan Mendadak
-
Update Reshuffle Kabinet Hari Ini: Menlu Sugiono Dikabarkan Diganti
Terkini
-
Dewi Natalia, Mantri BRI yang 14 Tahun Dampingi Pedagang dan Lawan Jerat Rentenir
-
Warung Makan Non Halal di Sukoharjo Diduga Dibakar oleh OTK
-
Holding Ultra Mikro 5 Tahun, Jutaan UMKM Makin Berdaya
-
Mantan PMI Tati Purwanti Kembangkan Bubur Cirebon hingga Jantung Kota Taipei
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!