SuaraSurakarta.id - Belasan pengemudi becak Soloraya terang-terangan mendukung Prabowo Subianto di Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 mendatang.
Mereka pun menggelar konvoi dengan mengayuh becak dari lahan bekas SPBU Pajang menuju petilasan Keraton Pajang. Selama konvoi, becak dipasang spanduk dengan berbagai tulisan dukungan Prabowo Subianto.
"Becak Soloraya bergerak siap antar Prabowo ke Istana Negara", "Pak Prabowo lanjutkan program Pak Jokowi", "Para pengemudi becak Soloraya siap mengantarkan menuju Istana Negara sebagai Presiden Republik Indonesia".
Sebelum konvoi menuju petilasan Joko Tingkir, mereka terlebih menggelar doa agar Prabowo Subianto mendapatkan berkah dari Tuhan. Tidak hanya itu tapi juga menjadi pemimpin negara di masa depan.
"Ini namanya religius. Untuk berdoa agar Prabowo dikaruniai Tuhan, kelak menjadi presiden," ujar Koordinator Aksi, Heru Sutarto saat ditemui, Selasa (6/5/2023).
Menurutnya pemilihan petilasan Joko Tingkir ini karena memiliki makna sakral sebagai petilasan Kerajaan Pajang.
"Ini kan tempat sakral petilasan Kerajaan Pajang, yang memiliki sejarah panjang," katanya.
Heru mengakui para pengemudi becak ini tidak ada hubungannya dengan partai. Ini inisiatif para pengemudi becak yang ada di Soloraya.
"Kami netral dan independen tidak ada kaitannya sama partai. Ini inisiatif para pengemudi becak sendiri," sambung dia.
Dikatakannya para pengemudi becak ini memiliki feeling dan merasa yakin Prabowo sebagai calon presiden. Prabowo itu merupakan sosok yang baik, cerdas, dan memiliki pengalaman yang luar biasa
"Kami sangat antusias mendukung Prabowo Subianto menjadi presiden di tahun 2024," ungkapnya.
"Berharap kesejahteraan rakyat menjadi prioritas utama di bawah kepemimpinan Prabowo. Alasannya itu feeling, kalau feeling itu tidak bisa dijelaskan," lanjut dia.
Para pengemudi becak ini berharap Prabowo terpilih sebagai presiden dan memberikan perhatian kepada warga kecil yang bergantung pada profesi sebagai pengemudi becak.
Kontributor : Ari Welianto
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Gara-Gara Baliho Ulang Tahun Jokowi, Wali Kota Solo Diperingatkan Gerindra
-
Jokowi Siapkan Agenda Keliling Indonesia, Besok ke Lampung
-
Dapur SPPG Ketaon Boyolali Dibobol Maling, Kerugian Capai Rp21 Juta
-
Lebih dari Sekadar Lari: Soeharso Inclusive Run 2026 Rayakan Keberagaman dan Kesehatan
-
Sespri Presiden Prabowo, Rizky Irmansyah Tiba-tiba Temui Jokowi di Solo