SuaraSurakarta.id - Kasus pelecehan seksual yang dilakukan pelatih taekwondo Solo, Donny Susanto terus memunculkan fakta baru.
Meski Donny sudah diamankan jajaran Satreskrim Polresta Solo dengan total korban sebanyak tiga anak, namun jumlah korban disebut lebih dari itu.
Hal itu ditegaskan Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka.
"Yang tereskpos baru tiga (korban). Sebenarnya banyak," kata Gibran, Selasa (9/6/2023).
Meski demikian, putra sulung Presiden Jokowi itu tidak menyebutkan jumlah pasti anak di bawah umur yang menjadi korban pelecehan seksual.
Tetapi dirinya meyakini bahwa tersangka kasus tersebut lebih dari satu otang.
"Korban sebanyak itu tidak mungkin tersangkanya hanya satu," beber dia.
Gibran juga mengaku bahwa dirinya telah bertemu 4 korban beserta orang tuanya. Mereka mengeluhkan atas kasus tersebut karena membuat was-was.
"Kalau saya mendengar keluhan dari para orang tua korban, ya ada. Untuk urusan hukum kami kembalikan ke pak Kapolres," jelasnya.
Baca Juga: Geger Predator Seks Berkedok Guru Ngaji di Sukabumi, Polisi Buka Posko Pengaduan
Donny Susanto sendiri diketahui merupakan mantan Ketua Pengkot Takewondo Solo. Dirinya ditangkap oleh pihak kepolisian karena terbukti melakukan tindak pidana pelecehan seksual terhadap 3 murid laki-lakinya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Ditjen Hubla Kemenhub Digugat ke PTUN Jakarta Terkait Konsesi Alur Mahakam
-
Kejagung Tinjau Masjid Sriwedari Solo yang Mangkrak sejak 2021, Pembangunan Bakal Dilanjutkan?
-
Terungkap Kasus Penimbunan Solar Subsidi Ilegal di Klaten, Omzet Pelaku Rp200 Juta per Bulan
-
Melihat Masa Depan Fintech Indonesia Melalui Karya Pemenang FutureFin AdaKami dan UNS
-
Solar Mahal Gila! Pakar Ungkap Trik Rahasia Hemat BBM Mobil Diesel, Bukan Cuma Soal 'Kaki Kanan'