SuaraSurakarta.id - Kebun binatang Solo Safari menjadi salah satu icon wisata baru di Kota Solo.
Sekarang Solo Safari, yang dulu dikenal Taman Satwa Taru Juru (TSTJ) memiliki wajah baru setelah dilakukan revitalisasi.
Dengan wajah barunya, pengunjung bisa bertemu dan berinteraksi secara dekat dengan koleksi satwa di Solo Safari.
Koleksi-koleksi satwa sekarang pun lebih lengkap yang berasal dari domestik atau mancanegara. Ada sekitar 87 spesies satwa dengan total sekitar 347 satwa.
Beberapa koleksi satwa pun termasuk spesies satwa endemik dan ada yang terancam punah.
Satwa-satwa itu seperti singa, komodo, walabi, binturung, anoa, musang pandan, tapir, orang utan, burung elang, gajah hingga yang lainnya.
"Tidak perlu jauh-jauh keliling dunia untuk bertemu dan berinteraksi secara dekat dengan satwa domestik dan mancanegara. Di Solo Safari, pengunjung dapat bertemu dengan satwa favoritnya," terang General Manager Solo Safari, Shinta, Jumat (24/2/2023).
Ada hal-hal seru yang bisa dilakukan pengunjung di Solo Safari. Pertama, bisa berinteraksi dengan satwa secara dekat.
Karena di Solo Safari hadir menyuguhkan animal show tentang Burung Elang Bondol, Julang Emas, Orang Utan, Ular Sanca, Gajah, hingga Linsang Air yang lucu.
"Tidak hanya melihat satwa secara dekat. Pengunjung juga bisa berinteraksi dan berfoto bersama secara langsung," katanya.
Kedua, pengunjung bisa bertemu teman baru di area Petting Zoo. Di area Petting Zoo, pengunjung bisa bertemu dengan teman-teman satwa dan memberi makan mereka secara langsung.
"Ada kelinci, kura-kura, ayam kate, hingga bermain bersama kuda poni. Seru banget pastinya," ungkap dia.
Dikatakannya, pengunjung bisa bernyanyi bersama Siamang, kera kebanggaan Solo Safari.
Solo Safari menjadi satu-satunya kebun binatang yang memiliki Pulau Primata (Primate Island) disertai hamparan danau yang luas.
"Di sini pengunjung bisa bertemu dengan kera Siamang yang memiliki suara merdu. Dengan ciri khas suara keras dan lantang, mereka menggunakan suara tersebut sebagai sarana mempertahankan teritori mereka," paparnya.
Pengunjung juga bisa belajar tentang satwa di Keeper's Talk. Selain berjelajah dan berkenalan dengan satwa-satwa dari berbagai macam negara, pengunjung juga bisa belajar tentang karakteristik menarik mereka.
"Dipandu oleh keeper profesional, siap mengedukasi dan menjawab pertanyaan-pertanyaan pengunjung seputar satwa di Solo Safari," sambung dia.
Shinta menambahkan, pengunjung juga bisa bermain di dalam dunia busa. Pertama kali di kota Solo, kamu dan keluarga bisa merasakan pengalaman seru bermain di dalam dunia busa dikelilingi satwa favoritmu.
"Tentu dalam pengawasan para personal guide yang akan menjamin kegiatan kalian aman dan tak terlupakan," tandasnya.
Kontributor : Ari Welianto
Berita Terkait
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Jadwal Waktu Buka Puasa 27 Februari 2026 dI Kota Solo, Lengkap dengan Bacaan Doa
-
Ini Respons Jokowi Soal Gugatan Melarang Keluarga Presiden-Wapres Maju Pilpres
-
Safari Ramadan ke Ponpes Abuya Muhtadi, Kaesang Pangarep Bawa Salam Jokowi dari Solo
-
7 Fakta Viral Ayah Aniaya Anak di Sragen, Alasannya Bikin Publik Marah!
-
Disebut Terima Dana Hibah Keraton Solo, Kubu Tedjowulan: Di mana Letak Kesalahannya?