SuaraSurakarta.id - Warga Sukoharjo dikejutkan dengan beredar pesan berantai dari sebuah akun WhatsApp dengan nomor "+62 877-5339-3240" mengatasnamakan Wakil Bupati Sukoharjo, Agus Santosa.
Dalam Whatsapp itu, tertulis deretan pesan penawaran program bantuan TA 2023 dari orang nomor dua di Kota Makmur tersebut.
Setelah ditelusuri, pesan berantai Whatsapp itu ternyata menyesatkan. Akun WhatsApp tersebut diketahui bukan milik Wakil Bupati Sukoharjo.
Melansir dari akun media sosial Instagram @ppid_sukoharjo, yang mengunggah laporan isu hoaks Diskominfo Sukoharjo diinformasikan jika nama Agus Santosa telah dicatut dan digunakan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.
Oleh sebab itu, masyarakat diimbau waspada terhadap segala bentuk modus yang mencatut namanya.
"Diharap untuk selalu waspada terhadap penipuan yang mengatasnamakan Wakil Bupati Sukoharjo @drs.agussantosa," tulis keterangan postingan Instagram @ppid_sukoharjo,
Kesimpulan: Berdasar pada seluruh referensi, akun WhatsApp “+62 877-5339-3240” dipastikan bukan milik Wakil Bupati Sukoharjo, Agus Santosa.
Akun tersebut masuk ke dalam hoaks dengan kategori imposter content atau konten tiruan.
Sumber: Turnbackhoax.id
Berita Terkait
-
Download GB WhatsApp Pro V17.85 Bisa Kirim Video Kapasitas 50MB Audio 100 MB, Kualitas Gambar Tidak Berubah, Ini Link Orinya
-
MB Whatsapp iOS 9.45 Download Apk Terbaru 2023 Gratis Cuma 50 MB, Link Asli yang Aman Klik Disini
-
Download Whatsapp Aero v9.53 Apk Terbaru 2023 Mediafire Hazar for Android, Link Original Temukan di Sini
Terpopuler
- Pilih Kursi Komisaris Ketimbang Partai, Musyafirin Resmi Diusulkan Dipecat PDIP
- Survei Capres PPI: Prabowo Masih Perkasa, Anies Tempel Ketat, Gibran di Bawah AHY
- Mudah, Ini Cara Menghentikan Spam Call di HP Android dan iPhone
- Kronologi Kader PDIP Musyafirin Pilih Kursi Komisaris Ketimbang Partai Berujung Usulan Pemecatan
- 4 Shio Ini Diprediksi Panen Cuan dan Sukses Besar di Tahun Kambing Api 2027
Pilihan
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
-
Mantan Kadiv Hubinter Napoleon Bonaparte Meninggal, Pengacara: Doakan Bapak Diampuni Dosa-dosanya
-
Pekan Kelam IHSG: Drama BYAN Haji Isam, Turun Kelas MSCI Hingga Rekor Terburuk Bursa
Terkini
-
KPK Sita Uang dan Perhiasan dari Rumah Dinas Bupati Klaten, Lima Klaster Korupsi Diusut
-
Tuntut Evaluasi Makan Bergizi Gratis dan Karhutla, Demo Mahasiswa di Tugu Kartasura Nyaris Ricuh
-
Dukung Asta Cita Prabowo-Gibran, BRI Perkuat Ekonomi Kerakyatan lewat Pembiayaan UMKM
-
Baku Tembak Warnai Penangkapan Pembakar Warung Babi di Sukoharjo, Pelaku Ternyata Eks Napiter
-
Guyonan Mbah Con Cairkan Suasana, Kapolresta Solo Ngariung Bareng Driver Ojol