- Aliansi BEM Soloraya menggelar aksi evaluasi pemerintahan di Tugu Kartasura, Sukoharjo, pada Selasa (20/10/2026).
- Kericuhan sempat terjadi ketika polisi memadamkan ban yang dibakar mahasiswa, tetapi situasi berhasil dikondisikan.
- Mahasiswa menyampaikan tuntutan terkait evaluasi program nasional, penanganan karhutla, serta akses beasiswa pendidikan.
SuaraSurakarta.id - Bersitegang sempat terjadi antara mahasiswa dengan aparat polisi dalam aksi evaluasi dua kepemimpinan Prabowo-Gibra di Tugu Kartasura, Sukoharjo, Selasa (20/10/2026) petang.
Aksi dorong mendorng juga sempat terjadi dalam aksi mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi BEM Soloraya tersebut.
Pantauan di lapangan, bersitegang berawal saat masa membakar ban di tengah-tengah masa yang membuat lingkaran. Namun, aparat mencoba masuk lingkaran untuk memadamkan ban yang dibakar tersebut tapi dihadang oleh masa.
Adu mulut sempat terjadi saat ketegangan tersebut. Masa mahasiswa pun saling berpegangan tangan membuat pagar untuk menahan agar aparat tidak masuk.
Orasi dari perwakilan mahasiswa terus dilakukan untuk memberikan semangat kepada masa yang lain. Mereka juga meneriakkan "Hati-hati, hati-hari provokasi," teriak mahasiswa.
Tiba-tiba ada petugas yang menerobos dan menyemprotkan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) memadamkan ban yang dibakar. Sontak, kondisi sempat memanas membuat masa mencoba mendorong aparat.
Bahkan sempat ada aksi melempar air mineral hingga mengenai Kapolres Sukoharjo, AKBP Andika Dharma Sena.
Kapolres yang tiba di lokasi langsung menuju di tengah-tengah masa aksi untuk melakukan pendekatan dan diskusi. Tak berselang lama suasana menjadi kondusif dan masa membubarkan diri sekitar pukul 18.00 WIB.
Kapolres mengatakan tadi sempat ada insiden yang terjadi. Di mana teman-teman mahasiswa sempat melakukan pembakaran ban lalu dari aparat kepolisian ingin memadamkan tapi dihalang-halangi.
Baca Juga: Ikhyar Velayati: MBG Meningkatkan Ekonomi Nasional dan Menyerap Jutaan Tenaga Kerja
"Ya tadi sedikit kericuhan, memang dari teman-teman mahasiswa melakukan pembakaran ban. Sehingga pihak kepolisian berusaha memadamkan tapi dihalang-halangi oleh masa," terangnya saat ditemui, Selasa (20/10/2026).
Kapolres menyebut secara umum situasi kondusif. Pihaknya juga menghimbau karena ini merupakan jalan umum tentunya saja apabila ada pembakaran ban itu bisa terjadi provokasi, sehingga kita mencoba untuk memadamkan," papar dia.
Dalam aksi ini, lanjut dia, ada 313 personel yang diterjunkan, merupakan gabungan dari Polres dan Polsek. Pengamanan juga melibatkan Satpol PP dan petugas pemadam kebakaran (Damkar), sedangkan personel Brimob disiagakan.
"Total ada 313 personel gabungan dari Polres dan juga gabungan dari Polsek," ujarnya.
Sementara itu Koordinator lapangan, Yudi, mengatakan aksi yang dilakukan ini merupakan untuk memperingati dua tahun kepemimpinan Prabowo-Gibran.
"Aksi ini digelar untuk memperingati dua tahun kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Kami melihat masih banyak persoalan yang perlu dikawal oleh mahasiswa," jelas dia.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Pilih Kursi Komisaris Ketimbang Partai, Musyafirin Resmi Diusulkan Dipecat PDIP
- Survei Capres PPI: Prabowo Masih Perkasa, Anies Tempel Ketat, Gibran di Bawah AHY
- Kronologi Kader PDIP Musyafirin Pilih Kursi Komisaris Ketimbang Partai Berujung Usulan Pemecatan
- 4 Shio Ini Diprediksi Panen Cuan dan Sukses Besar di Tahun Kambing Api 2027
- Apakah 180 BPM Normal saat Lari? Ini Cara Menghitung Heart Rate Sesuai Usia
Pilihan
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
-
Mantan Kadiv Hubinter Napoleon Bonaparte Meninggal, Pengacara: Doakan Bapak Diampuni Dosa-dosanya
-
Pekan Kelam IHSG: Drama BYAN Haji Isam, Turun Kelas MSCI Hingga Rekor Terburuk Bursa
-
Rakyat Kecil Jadi Korban Antrean BBM, dari Ojol Kehilangan Pendapatan hingga Kampus Terpaksa WFH
Terkini
-
Tuntut Evaluasi Makan Bergizi Gratis dan Karhutla, Demo Mahasiswa di Tugu Kartasura Nyaris Ricuh
-
Dukung Asta Cita Prabowo-Gibran, BRI Perkuat Ekonomi Kerakyatan lewat Pembiayaan UMKM
-
Baku Tembak Warnai Penangkapan Pembakar Warung Babi di Sukoharjo, Pelaku Ternyata Eks Napiter
-
Guyonan Mbah Con Cairkan Suasana, Kapolresta Solo Ngariung Bareng Driver Ojol
-
Usai Ditunjuk Jadi Plt Bupati Klaten, Linda Benny Langsung Kumpulkan OPD, Ini yang Dibahas