"Ibu cerita kalau 'aku lebih senang Rudy sebagai dijuluki preman tapi punya militansi', kan gitu daripada saya punya namun ya loyal tok loyalitas. Kalau militan itu pasti begitu ada partai diserang dalam keadaan bahaya maju terus pantang mundur, yang dimau ibu itu. Kalau militan itu tidak pernah berpikir masalah mater, tapi bagaimana berjuang meraih sebuah kekuasaan sesuai dengan pesan Bung Karno dan ketua umum," ucapnya.
Rudy menilai sering disebut Megawati karena darinya dari dulu sampai sekarang tidak berubah.
"Mungkin pola hidup saya, rumah saya dan sebagainya mungkin. Yo, men preman, ketika mendapat anugerah dari Tuhan bisa mengabdi, melayani masyarakat di pemerintahan saya tidak pernah melakukan jual beli jabatan, kira-kira begitu," tandas dia.
"Korupsi apalagi, minta pekerjaan tidak sama sekali. Saya apa adanya kalau sama beliau," jelas dia.
Kontributor : Ari Welianto
Berita Terkait
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Duh! PN Solo Tolak Gugatan Gusti Moeng Soal Nama PB XIV, Kabulkan Eksepsi Tergugat
-
BRI Dorong Remitansi PMI Jadi Modal Usaha Produktif Melalui Pelatihan Kewirausahaan di Taiwan
-
Viral, Mobil Operasional KDMP Digunakan ke Solo Paragon Mall
-
Jokowi Minta Kader PSI Ubah Cara Kerja Organisasi demi Hadapi Pemilu 2029
-
IIF Genjot Pembiayaan Infrastruktur, Nilai Komitmen Baru Tembus Rp2,5 Triliun pada Semester I 2026