SuaraSurakarta.id - Usai Raja Keraton Kasunanan Surakarta Sinuhun Paku Buwono XIII dan Ketua Lembaga Dewat Adat (LDA) GKR Koes Moertiyah Wandansari atau Gusti Moeng bertemu, Selasa (3/1/2023).
Keduanya pun bertemu Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka di Rumah Dinas Wali Kota Solo Loji Gandrung, Rabu (4/1/2023).
Sinuhun PB XIII dan Gusti Moeng tiba di Loji Gandrung secara bersama tapi beda mobil sekitar pukul 12.35 WIB. Dalam rombongan tersebut ada, Permaisuri PB XIII, Putra Mahkota KGPAA Purboyo, dan kerabat keraton KRAy Herniatie Sriana Munasari.
Gibran langsung menghampiri lalu sungkem dan menyalami Sinuhun PB XIII saat turun dari mobil. Gibran juga mendampingi Sinuhun saat masuk ke dalam Loji Gandrung.
Dalam pertemuan tersebut, Gibran didampingi Kapolresta Solo Kombes Pol Iwan Saktiadi dan Dandim 0735/Solo Letkol Inf Devi Kristiono.
Setelah semuanya masuk ke dalam Loji Gandrung, selanjutnya mereka menggelar pertemuan tertutup selama kurang lebih satu jam.
"Alhamdulillah, siang meniko Sinuhun ugi poro rayi dalem, putra putri dalem (siang ini, Sinuhun dan para adik, putra putrinya) kumpul di tempat yang istimewa ini di Loji Gandrung. Kanti guyup rukun setiap terhadap sampeyan dalem sedoyo," ujar Prameswari PB XIII, usai pertemuan, Rabu (4/1/2023).
"Intinya itu Gusti Wandansari (Gusti Moeng) ugi sanesipun bade membantu sampeyan dalem ingkang Sinuhun punopo ingkang dawuhipun (Intinya Gustin Wandansari dan lainnya mau membantu Sinuhun, apapun perintahnya)," katanya.
Menurutnya, Sinuhun dan saudara-saudara serta putra putrinya menunggu perintah. Sinuhun dan adik-adiknya dari enam ibu mau dirangkul semua, nanti saudara-saudaranya akan ada perintah dari Sinuhun.
Baca Juga: Sungkem ke Sinuhun Paku Buwono XIII, Gibran Ungkap Pesan Penting untuk Keraton Solo
"Intinya Sinuhun dan Gustin Wandansari sudah sawiji, mboten wonten menopo-menopo (Intinya Sinuhun dan Gusti Wandansari sudah bersatu, tidak ada apa-apa). Sinuhun menunggu pemerintah dalam hal ini bapak Wali Kota untuk pembangunan keraton, silahkan dawuh Sinuhun dimulai," papar dia.
Sementara itu GKR Koes Moertiyah Wandansari atau Gusti Moeng mengatakan ada beberapa pembahasan yang dibicarakan dalam jamuan makan tadi.
Dalam pertemuan tadi sudah disampaikan keinginan Wali Kota Solo untuk pembenahan kawasan keraton. Pastinya nanti bersinergi dengan Keraton Kasunanan Surakarta.
"Oleh karena itu tadi kami mengusulkan untuk secepatnya dibentuk tim kecil buat menyiapkan apa saja yang akan direvitalisasi," katanya.
Gusti Moeng mengatakan tadi juga sudah disampaikan kepada Wali Kota Solo untuk prioritas utama. Pastinya nanti yang ada di depan keraton dan ikon yang paling utama keraton adalah panggung Songgo Buwono.
"Itu yang kami bicarakan hari ini dan kami sangat terima kasih mestinya sinuhun beserta keluarga keraton buat gagasan dan usulan dari Wali Kota Gibran untuk segera membenahi keraton atau kawasan Solo seluruhnya," papar dia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- Skandal Biksu Thailand Viral: Dana Kuil Rp46 M Raib, Emas 16 Kg Disita hingga Rekaman Tak Senonoh
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Berapa Harga Oven Mini? Cek 9 Rekomendasi Merek Berkualitas dan Kisarannya
- 8 Cara Mudah Membersihkan Panci Gosong dan Berkerak agar Kembali Kinclong
Pilihan
-
Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
Terkini
-
Holding Ultra Mikro 5 Tahun, Jutaan UMKM Makin Berdaya
-
Mantan PMI Tati Purwanti Kembangkan Bubur Cirebon hingga Jantung Kota Taipei
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Dukung Diaspora dan PMI, BRImo Taiwan Raih Penghargaan Inovasi Indonesia 2026
-
Masa Demo di Depan Rumah Jokowi, Serahkan Surat Peringatan dan Plakat Bertuliskan Filosofi Jawa