SuaraSurakarta.id - Cerita unik namun membuat bulu kuduk merinding muncul dari dokter asal Amerika Serikat, Sam Axelrad yang mengembalikan potongan tangan ke pemiliknya setelah menjadi koleksi hampir 50 tahun lamanya sebagai souvenir.
Potongan tangan yang sudah berbentuk kerangka itu miliki veteran tentara Vietnam bernama Nguyen Quang Hung saat perang Vietnam tahun 1966 silam.
Dilansir Telegraph yang diunggah akun Instagram @info.updatee, pertemuan itu terjadi berkat bantuan pemandu wisata Axelrad, bernama Tran Quynh Hoa yang juga berprofesi sebagai jurnalis.
Dia kemudian menulis kisah Axelrad yang ingin bertemu dengan veteran tentara Vietnam yang tangannya dia amputasi demi menyelamatkan nyawanya.
Kisah itu kemudian dicetak di koran lokal dan dibaca oleh adik ipar Hung yang tinggal di kota Ho Chi Minh. Dia lalu menghubungi editor koran tersebut dan mengatakan bahwa pria yang dicari oleh dokter AS tersebut adalah anggota keluarganya.
Sebuah pertemuan reuni kemudian disiapkan pada Senin (5/12/2022) di An Khe, dekat kota pesisir Qui Nhon. Dalam pertemuan itu, Hoa ikut bertindak sebagai penerjemah bagi keduanya.
Axelrad menuturkan alasan mengembalikan potongan tangan kanan yang kini tinggal tulangnya itu, karena ingin membantu mengubur semua pengalaman buruk yang dia lihat saat perang Vietnam terjadi.
Hung pun merasa terkejut mereka dapat berkumpul kembali dan yang lebih mengejutkan lagi, Axelrad masih menyimpan potongan tangan Hung yang dulu pernah dia amputasi. Axelrad lalu menyerahkan potongan tangan kepada Hung.
Sementara, Axelrad mengaku senang melihat kondisi Hung, walaupun dia secara langsung membuat pria lansia itu cacat, namun Hung masih tetap bertahan hidup dan bekerja. "Saya bahagia dia dapat menghidupi dirinya sendiri," ungkap Axelrad.
Baca Juga: Undangan Grand Opening Toko Bunga Denise Chariesta Cuma Dibaca Densu: Disupport Dong!
Pengalaman memilukan yang menimpa Hung terjadi pada Oktober 1966 ketika AS menginvasi Vietnam. Saat itu tangan Hung tertembak oleh tentara AS sehingga mengalami luka yang parah.
Supaya tidak ditangkap, Hung kemudian menyelami sungai dan berlindung di dalam gudang beras selama tiga hari. Namun tentara AS menemukannya dan langsung membawa Hung menggunakan helikopter menuju RS di kota Phu Cat di pusat Provinsi Binh Dinh.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
All Stars Solo Terhenti di Perempat Final MLSC All-Stars 2026, Pelatih Bangga dengan Perjuangan Tim
-
Gara-Gara Baliho Ulang Tahun Jokowi, Wali Kota Solo Diperingatkan Gerindra
-
Jokowi Siapkan Agenda Keliling Indonesia, Besok ke Lampung
-
Dapur SPPG Ketaon Boyolali Dibobol Maling, Kerugian Capai Rp21 Juta
-
Lebih dari Sekadar Lari: Soeharso Inclusive Run 2026 Rayakan Keberagaman dan Kesehatan