SuaraSurakarta.id - Menjelang acara ngunduh mantu Kaesang Pangarep dan Erina Gudono, Ditlantas Polda Jateng memantau arus lalu-lintas di Kota Solo mengunakan drone.
Dirlantas Polda Jateng, Kombes Pol Agus Suryo Nugroho menjelaskan, pantauan kepadatan arus lalu lintas ini, pihaknya menggandeng Asosiasi Pilot Drone Indonesia (APDI).
"Kami bersama APDI memantau kepadatan lalu lintas dengan kamera udara atau drone. Ada empat titik yang menjadi pantauan drone, terutama di perbatasan keluar masuk Kota Solo," kata Agus Suryo Nugroho di Perempatan Warung Pelem, Jebres, Jumat (9/12/2022).
Agus memaparkan, empat titik pantauan drone ini, lanjut Dirlantas Polda Jateng, yakni di sekitar Simpang Kleco, sekitar Stadion Manahan, simpang Warung Pelem, dan perbatasan Sukoharjo-Boyolali di wilayah Kartasura.
"Apabila terjadi potensi penumpukan kendaraan bermotor, maka petugas segera mengurai arus lalu lintas. Jumlah personel lalu lintas yang diturunkan sekitar 750 orang. Jumlah ini khusus personel lalu lintas yang disiagakan di jalur menuju Pura Mangkunegaran," ungkap Agus Suryo.
Pemantauan jalur jalur lalu lintas sektor luar ini dilakukan sebagai bahan evaluasi petugas untuk mematangkan rekayasa lalu lintas yang akan dilakukan selama perhelatan acara Ngunduh Mantu Kaesang Pangarep dengan Erina Gudono.
"Dengan ini diharapkan kondisi arus lalu lintas selama gelaran acara ngunduh mantu berjalan lancar dan tertib," tambahnya.
Selain pantauan arus lalu lintas, petugas juga melakukan penindakan bagi para pengguna jalan yang tidak tertib. Hal ini diketahui salah satu pengendara sepeda motor yang tidak menggunakan helm terkena tilang ETLE dari drone.
"Penggunaan drone juga dilakukan untuk penindakan pelanggaran lalu lintas dalam system ETLE. Para pelanggar bakal terportre kamera drone. Misal tidak pakai sabuk pengaman, helm, melanggar marka," imbuhnya.
Baca Juga: Kakak Laki-Laki Erina Gudono Curi Perhatian, Mirip Banget dengan Kaesang
Berita Terkait
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
Terkini
-
BRI Genjot Transformasi Digital, Merchant Berkembang dan Transaksi QRIS Melesat
-
BRI Peduli Ajak Kelompok Tani di Jawa Barat Tanam 24.000 Mangrove
-
Tahir Solo Museum Resmi Dibuka, Ada Fosil Dinosaurus 20 Meter!
-
Riset Economist Enterprise: Integrasi Self-Care ke Sistem Kesehatan Perlu Diperkuat
-
Wisata Candi Plaosan Kian Bergeliat, UMKM Desa Bugisan Raup Kenaikan Pendapatan 31 Persen