Ronald Seger Prabowo
Jum'at, 11 November 2022 | 14:28 WIB
Ilustrasi siswi jadi korban perundungan oknum guru di Sragen. [Jatengnews.id/ist]

SuaraSurakarta.id - Seorang siswi SMAN 1 Sumberlawang berinisial SF (14) dikabarkan menjadi korban perundungan oleh gurunya sendiri.

Penyebabnya, siswi tersebut dibully oknum guru berinsial SWN karena tak mengenakan jilbab.

Dari informasi yang dihimpun, perundungan itu bermula saat korban mendapat nasihat dari pelaku di depan teman sekelasnya.

Saat itu, SWN diduga berkata jika percuma pintar pelajaran matematika jika korban tidak memakai jilbab.

Sontak saja, setelah mendapatkan perundungan itu, korban menangis dan mengadu ke orang tuanya.

"Oknum guru itu bilangnya kamu orang islam kok nggak pakai hijab. Benar kamu pintar matematika, tapi agama jauh lebih penting," ungkap orangtua korban, Agung Purnomo, Jumat (11/11/2022).

"Pakai hijab lebih penting. Apalah artinya pintar matematika kalau tidak pakai jilbab," lanjut Agung usai mendengar cerita dari putrinya

Tak terima dengan perlakuan yang diterima putrinya, Agung akhirnya melaporkan kasus perundungan itu ke Polres bersama sang putri didampingi istrinya.

Setiba di Polres, mereka langsung melapor ke Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim dan diterima oleh Kanit PPA, Ipda Tri Ediyanto.

Baca Juga: Holding Perkebunan Nusantara PTPN III Dongkrak Peningkatan Daya Saing dan Profesionalitas Guru

Load More