SuaraSurakarta.id - Beredar unggahan video ustaz Haikal Hassan ngomel-ngomel dan mengeluhkan tarif jalan tol viral di media sosial.
Keluhan ustaz Haikal Hassan itu salah satunya diketahui dari unggahan video di akun twitter @Midjan_La_2.
"Jalan yang gratis ada, jalan yg berbayar juga ada. Tinggal pilih mau yang mana. Kalau nggak punya duit jangan masuk tol," tulis caption akun tersebut dikutip SuaraSurakarta, Senin (31/10/2022).
Dalam video berdurasi satu menitan itu, ustaz Haikal Hassan tengah berada di dalam mobil bersama sejumlah temannya.
Baca Juga: Alasan Haikal Hassan Didepak dari PA 212 Terbongkar, Habib Bahar: Pengkhianat
Di dalam yang sedang melaju tersebut, ustaz Haikal Hassan protes terhadap tarif jalan tol yang tengah dilaluinya.
"Saya baru saja melewati Tol Serpong, bayar Rp22 ribu. Sebelumnya Tol Kunciran bayarannya Rp23 ribu. Cuma sekitar begitu doang, udah bayar. Gua cuma mau pulang ke rumah gua, mesti bayar Rp45 ribu," ujar ustaz Haikal Hassan.
Setelah itu, tiba-tiba ustaz Haikal Hassan mengumpat dengan melontarkan kata-kata yang cukup kasar.
"Suwek emang elu pada, suwek banget. Najis dah gua lu. Najis bener-bener dah gua dah. Gua mau pulang ke rumah gua, dibilang jangan lewat tol. Bapak moyang lu yang ngajarin jangan lewat tol," tuturnya.
"Gua mau jalan pulang ke rumah gua, biasa lewat sini. Lewat sono muter-muter. Lu yang bikin, lu yang apa, disuruh paksa. Apa apaan sih di negeri ini, kayak budak gua nyari duit buat lu pada semua," tegas ustaz Haikal Hassan.
Baca Juga: Panas! Habib Bahar Smith Kesal Sepak Terjang Haikal Hassan: Berkhianat
Sontak saja unggahan video itu pun langsung dibanjiri komentar warganet. Banyak dari mereka justru merujak ustaz Haikal Hassan.
"Kalau lu gak mau bayar gak usah lewat tol gitu aja kok repot. Punya uang tapi gak punya otak," ucap akun @Presiden**.
"Lagian kalau loe mau gratisan balik loe negara moyang loe sana ngapain loe tinggal disini negara sue punya warga keturunan yang songong," kata akun @Rasto66**.
"Lha, dia kroninya yang punya tol, kok nggak komplen sama kroninya," imbuh akun @benng**.
"Tol itu duitnya buat pemeliharaan, cicil pinjaman, dan pemerataan pembangunan. Nah lo cari duitnya aja dari propokasi masa, sudahlah jangan banyak omong kasian masyarakat mereka butuh biaya," sahut akun @Prio**.
"Jangan lewat tol pak, tol itu diperuntukan buat cebong wkwkwk, pengen gratis bangun sendiri," ledek akun @WacWac**.
Kontributor : Fitroh Nurikhsan
Berita Terkait
-
Kepala BPJPH Sambangi Produsen Mie Instan, Ada Apa?
-
Sebut Produk Wajib Sertifikasi Halal, Babe Haikal Justru Izinkan Penjualan Alkohol: Ente Kadang-kadang
-
Sertifikasi Halal Tuai Polemik, Politisi PDIP Zanzabella Semprot Babe Haikal: Jangan Ngaco Deh!
-
Resmi Jadi Kepala BPJPH, Berapa Gaji Babe Haikal Hassan?
-
Gaji & Tunjangan Babe Haikal di BPJPH, Dulu Oposisi Sampai Mati Kini Jadi Pejabat
Terpopuler
- Dedi Mulyadi Syok, Bapak 11 Anak dengan Hidup Pas-pasan Tolak KB: Kan Nggak Mesti Begitu
- Baru Sekali Bela Timnas Indonesia, Dean James Dibidik Jawara Liga Champions
- JakOne Mobile Bank DKI Diserang Hacker? Ini Kata Stafsus Gubernur Jakarta
- Terungkap, Ini Alasan Ruben Onsu Rayakan Idul Fitri dengan "Keluarga" yang Tak Dikenal
- Review Pabrik Gula: Upgrade KKN di Desa Penari yang Melebihi Ekspektasi
Pilihan
-
Jadwal Timnas Indonesia U-17 vs Yaman, Link Live Streaming dan Prediksi Susunan Pemain
-
Minuman Berkemasan Plastik Berukuran Kurang dari 1 Liter Dilarang Diproduksi di Bali
-
Nova Arianto: Ada 'Resep Rahasia' STY Saat Timnas Indonesia U-17 Hajar Korea Selatan
-
Duh! Nova Arianto Punya Ketakutan Sebelum Susun Taktik Timnas Indonesia U-17 Hadapi Yaman
-
Bukan Inter Milan, Dua Klub Italia Ini Terdepan Dapatkan Jay Idzes
Terkini
-
Guru Besar Teknik Industri UNS: Assistive Technology Layak Mendapat Perhatian Lebih
-
Kebersamaan Keluarga Keraton Solo Warnai Hajad Dalem Sungkeman Idul Fitri
-
Cerita Trio Eks Kapolresta Solo Lancarkan Arus Mudik-Balik 2025
-
Drama Pemudik di Sukoharjo: Perempuan Mengamuk Tolak Kembali ke Tangerang, Begini Kisahnya
-
Kecelakaan Beruntun di Karanganyar: Truk vs 2 Mobil dan Motor, Begini Kronologinya