SuaraSurakarta.id - Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil hadir dalam agenda Y20 di Pura Mangkunegaran, Jumat (28/10/2022) malam.
Bersama Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo dan Wali Kota Surakarta, Gibran Rakabuming Raka. Kang Emil, sapaan akrab Ridwan Kamil, menyampaikan materi soal kepemudaan berdasarkan pengalamannya memimpin daerah selama 9 tahun.
Sore harinya, Kang Emil menyempatkan bertemu dan berdiskusi bersama puluhan pelajar dan mahasiswa Kota Solo di Kulo Nuwun Kopi.
Dalam diskusinya, Kang Emil berpesan agar para pemuda menghindari pertengkaran.
"Pesan saya bertepatan dengan Hari Sumpah Pemuda, jangan suka bertengkar. Jangan suka membesarkan perbedaan. Jadilah golongan yang membesarkan persamaan," kata Ridwan Kamil
"Kalau membesarkan perbedaan, pasti bisa jadi sumber pertengkaran. Nah, kalau tidak suka bertengkar, InsyaAllah 2024 nanti kondusif. Damai. Siapapun pemimpinnya, sudah Allah tentukan. Yang penting kita ikhtiar dengan cara tidak bertengkar," tambah dia.
Kendati bukan kali pertama berkunjung ke Kota Bengawan, Kang Emil mengaku senang melihat wajah-wajah pemuda Kota Solo yang penuh optimistis. Dirinya bahkan menyebut sesuai survey, Indonesia menduduki urutan teratas yang memiliki pemuda paling optimistis sedunia.
"Karena kita ekonomi terjaga, masuk dalam negara G20. Selain itu, Indonesia juga negara paling baik hati sedunia. Skornya 68 persen. Berikutnya, Indonesia juga jadi negara yang sumber energi berlimpah sedunia. Kesimpulannya, optimistis lah para pemuda. Kalian sedang menjemput masa depan Indonesia yang keren," sambungnya.
Saat ini, lanjut Kang Emil, ekonomi Indonesia berada di urutan ke-16 di negara G20. Prediksinya, Indonesia bakal menjadi negara adidaya pada 2045 mendatang.
"Nah, masa emas ini jangan sampai terganggu oleh tiga hal. Pertengkaran, tidak paham ekonomi, dan stunting. Jadi harus kuasai digital di segala lini. Pastikan gizi anak tumbuh baik. Agar bebas stunting," ujarnya.
Di sisi lain, Kang Emil mengapresiasi arsitektur Kota Solo di bawah kepemimpinan Gibran. Bahkan memberi nilai 8,5 untuk tata kota Solo. Menurutnya, Kota Solo sekarang lebih keren.
"Saya akui infrastruktur lebih keren, lebih nyaman. Bikin betah. Karena ciri kota itu harus bikin betah. Saya lihat feeling membuat betah itu luar biasa. Pedestriannya nyaman," tegasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- 3 Rekomendasi Helm Half Face Rp200 Ribuan yang Paling Dicari Bikers, Nyaman Buat Harian
- Defisit APBN 'Cuma' 0,91 Persen, Purbaya Khawatir Kementerian-Lembaga Minta Anggaran Tambahan
- Viral Karnaval Mirip Ritual Satanisme di Pekalongan, Ada Penyembelihan Hewan dan Okultisme
- Polisi Sebut Wanita di Video Viral Biksu Thailand Mendadak Kaya Sejak Bolak Balik Masuk Kuil
Pilihan
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
-
Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
-
Ada Pelantikan di Istana Sore Ini, Pratikno Ngaku Dapat Undangan Mendadak
-
Update Reshuffle Kabinet Hari Ini: Menlu Sugiono Dikabarkan Diganti
Terkini
-
Warung Makan Non Halal di Sukoharjo Diduga Dibakar oleh OTK
-
Holding Ultra Mikro 5 Tahun, Jutaan UMKM Makin Berdaya
-
Mantan PMI Tati Purwanti Kembangkan Bubur Cirebon hingga Jantung Kota Taipei
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Dukung Diaspora dan PMI, BRImo Taiwan Raih Penghargaan Inovasi Indonesia 2026