SuaraSurakarta.id - Pelaksanaan rembuk nasional suporter sepak bola Indonesia yang semula akan dilaksanakan di Malang ditunda.
Penundaan dilakukan karena perkembangan situasi dan kondisi yang tidak kondusif.
Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy menjelaskan posisi kementeriannya dalam acara itu hanya fasilitator.
Rembuk nasional suporter dikatakan Muhadjir merupakan gagasan dari koordinator wilayah perguruan tinggi di Malang.
Muhadjir mengatakan acara rembuk nasional tidak akan menggunakan anggaran negara.
"Kemudian kita fasilitasi, kemudian ketemulah itu rektor Universitas Triwijaya dan rektor UMM kemudian diputuskan di UMM dan tidak pakai anggaran negara, prakarsa mereka sendiri," kata Muhadjir di Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (21/10/2022).
Acara rembuk nasional suporter Indonesia semula akan dilaksanakan 23-24 Oktober 2022.
Lokasi acara rembuk nasional suporter Indonesia itu akan berlangsung di Universitas Muhammadiyah Malang.
Undangan rembuk nasional mendapat respons negatif dari sejumlah suporter.
Baca Juga: Ditolak Suporter, Menko PMK Tegaskan Acara Rembuk Nasional Suporter Tak Pakai Anggaran Negara
Berita Terkait
-
Dasco dan Muhadjir Effendy Bertemu, Upayakan Perpendek Masa Tunggu Jemaah Haji
-
Bandingkan Aturan Kuota Haji Muhadjir vs Gus Yaqut, KPK Temukan Anomali 'Separuh-separuh'
-
Hanya 20 Hari Jadi Menag Ad Interim, Muhadjir Effendy Dicecar KPK Soal Alokasi Kuota Haji
-
Kasus Kuota Haji Terus Bergulir, KPK Periksa Muhadjir Effendy
-
Sempat Ajukan Penundaan Pemeriksaan dalam Kasus Haji, Muhadjir Effendy Tiba-tiba Muncul di KPK
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Cerita Pedagang yang Tiba-tiba Naik ke Desil 10, Kaget dan Tak Terima Bantuan Lagi
-
Sampah Pasar Malam Sekaten Menumpuk di Alun-alun Kidul Keraton Solo
-
Tuntas Direnovasi, 10 Warga Wonogiri Kini Dapatkan Rumah Sederhana Layak Huni
-
BRI Raih Bakti Koperasi Pradana Nayaka, Tegaskan Komitmen Ekonomi Kerakyatan
-
Konflik Keraton Solo: Berebut Gamelan Sekaten Berujung Laporan Polisi, Abdi Dalem Ngaku Dikeroyok